Baca Selengkapnya di Harian Tribun Medan

Mantan Gubernur Status Napi Tepergok Netizen di Bandara, KPK dan Kemenkumham Saling Tuduh

Menurutnya, Gatot hanya dititipkan KPK di Lapas Tanjunggusta. Karena, Gatot menjalani persidangan di Medan, tepatnya di Pengadilan Tipikor pada Pengad

Mantan Gubernur Status Napi Tepergok Netizen di Bandara, KPK dan Kemenkumham Saling Tuduh
TRIBUN MEDAN
Pria diduga mirip mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut sempat saling tuduh terkait mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujonugroho, yang tampak di area check-in Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Kamis (27/7/2017).

Kantor Wilayah Kemenkum HAM Sumut melalui Kepala Divisi Permasyarakatan Hermawan Yunianto mengatakan, KPK mengembalikan narapidana kasus suap pimpinan dan anggota DPRD Sumatera Utara tersebut dari Lapas Tanjunggusta ke Lapas Sukamiskin.

Menurutnya, Gatot hanya dititipkan KPK di Lapas Tanjunggusta. Karena, Gatot menjalani persidangan di Medan, tepatnya di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Gatot adalah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang lengser dari jabatan gubernur karena terjerat kasus suap yang diusut KPK. Ia juga terlibat kasus korupsi yang diusus Kejaksaan Agung RI.

Baca: Juru Bicara KPK Keseleo Lidah, Febri Ralat Komentar Terkait Mantan Gubernur Gatot Pujo Nugroho

Baca: Jalani Masa Hukuman, Gatot Dipindahkan dari Tanjunggusta ke Sukamiskin, KPK Tidak Tahu

Baca: Pria Bertopi Hitam Melenggang Bebas di Bandara, Ternyata Napi dan Mantan Gubernur Gatot Pujo

Setelah proses tersebut tuntas, kata Hermawan, KPK membawa Gatot kembali ke Lapas Sukamiskin.
Namun, pernyataan Hermawan dibantah Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Febri mengaku, belum mendengar eksekusi pengembalian Gatot dari Lapas Tanjunggusta ke Lapas Sukamiskin.

Bahkan, Febri mengatakan, pihaknya tidak berwenang mengeksekusi pemindahan tersebut. Sebab, kata Febri, hal itu domain Kementerian Hukum dan HAM.

"Kalau sudah eksekusi di Sukamiskin itu domain Kemenkum HAM. Domain Kemenkum HAM kalau sudah eksekusi. Saya belum dengar (adanya pemindahan)," kata Febri via aplikasi WhatsApp, Jumat (28/7).
Jadi Perbincangan

Halaman
1234
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved