Pemerintah Restui Impor Garam dari Australia, Wow. . Jumlahnya Banyak

Pasokan dijadwalkan masuk melalui tiga pelabuhan antara lain Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Belawan, dan Pelabuh Ciwandan.

Pemerintah Restui Impor Garam dari Australia, Wow. . Jumlahnya Banyak
YouTube
Petani garam 

TRIBUN-MEDAN.com - Mengatasi persoalan kelangkaan garam konsumsi yang terjadi saat ini, pemerintah sepakat melakukan importasi garam sebanyak 75.000 ton dari Australia dengan menugaskan PT Garam.

Baca: 5 Seleb Dunia yang Blak-blakan Dukung Palestina, No.2 Nyumbang Uang Banyak

Baca: Begini Sepatu Pesanan Jokowi di Cibaduyut, Bahannya Kulit Korea

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menjelaskan, keputusan importasi garam diambil setelah melalui rapat dengan berbagai kementerian dan lembaga.

"Kebutuhan mendesak, kami tugaskan PT Garam impor garam bahan baku untuk garam konsumsi, itu istilahnya. Impor 75.000 ton setelah melakukan berbagai pertimbangan bersama antara kementerian dan lembaga yang dikoordinasi KKP tentang produksi dalam negeri," ujar Oke Nurwan di Kemendag, Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Oke menjelaskan, pasokan tersebut dijadwalkan masuk melalui tiga pelabuhan antara lain Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Belawan Sumatra Utara, dan Pelabuhan Ciwandan Banten pada 10 Agustus 2017 mendatang.

Baca: 1 Agustus Setor Pajak dan Retrubusi Sudah Online, Ini yang akan Digelar Bank Sumut dan Pemko

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengatakan, importasi garam dilakukan akibat terjadinya kelangkaan pasokan garam yang dipicu anomali cuaca yang tidak menentu.

"Idealnya garam dipanen 10 hari, agar kadar airnya cukup. Dengan kondisi tidak menentu seperti saat ini garam sudah dipanen dalam waktu 3-5 hari," katanya.

Baca: Polisi Akan Periksa Pejabat Kemendag dan KKP terkait Kasus Importasi Garam

Halaman
12
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help