TribunMedan/

Dairi Unggul

Dr Eddy Berutu: Kabupaten Tertua, Tapi Dairi Tertinggal Jauh 20 Tahun

Pengusaha ternama di Indonesia asal Kabupaten Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu menilai Kabupaten Dairi telah tertinggal selama 20 tahun.

Dr Eddy Berutu: Kabupaten Tertua, Tapi Dairi Tertinggal Jauh 20 Tahun
Tribun Medan/Tommy
Dr Eddy Keleng Ate Berutu bersama istrnya, Romy Simarmata dan putranya Humberto Berutu berfoto bersama usai acara wisuda putrinya di Inggris, kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, DAIRI - Pengusaha ternama di Indonesia asal Kabupaten Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu menilai Kabupaten Dairi telah tertinggal selama 20 tahun.

Kabupaten yang memiliki 15 kecamatan ini tertinggal jauh dari Kabupaten Toba Samosir dan Humbang Hasundutan. Padahal, seperti diketahui Kabupaten Dairi merupakan kabupaten tertua di Sumatera Utara.

Ketua I DPP Asosiasi Kontraktor Jasa Kontruksi Indonesia ini mengaku Kabupaten Dairi tidak memerhatikan komoditas unggulan yang dimiliki. Ia mencontohkan seperti kopi, durian, jagung, jeruk, nilam, kemenyan, dan sayur-sayuran.

Baca: Begini Cara Abang Becak Beri Dukungan Untuk Dr Eddy Berutu Menuju Dairi 1, Tonton Videonya

Baca: Tingkatkan Komunitas Petani, Satu dari Beberapa Visi Balon Bupati Dr Eddy Berutu

Pengusaha yang pernah menulis disertasi Perencanaan Keuangan Asuransi Mikro dalam Mengangkat Drajat Kehidupan Masyarakat di Kabupaten Dairi menginginkan masyarakat lebih terbuka pikirannya untuk mengembangkan usahanya.

"Produk Hortikultura (sayur) Dairi termasuk yang terbaik di Sumut, karena itu Sidikalang harus menjadi agropolitan hortikultura guna memenuhi pasar di Indonesia mau pun manca negara,"ujarnya seraya menyiggung kopi Sidikalang yang telah memiliki nama bagi pecinta kopi, Senin (31/7/2017).

Selain itu, peternak juga tidak mengalami peningkatan kesejahteraan. Hal in katanya, karena kurang akrabnya masyarakat terhadap teknologi modern dalam rantai bisnis yang terpadu.

Pengusaha kelahiran Dolok Ilir, 12 Januari 1960 mengaku bangga terhadap perhatian pemerintah pusat terhadap destinasi wisata Danau Toba di Kabupaten Dairi. Hanya saja perlu kajian khusus untuk menjadikan destinasi wisata tersebut sumber ekonomi masyarakat.

"Taman Wisata Iman dan Danau Toba di Silalahi, Paropo, dan Tongging sangat luar biasa. Ke depan perlu kajian lagi agar lebih tersohor seperti mewujudkan wisata kuliner, adat, alam, budaya, tualang, dan geologi. Hal ini dapat meningkatkan Dairi menjadi unggul," ujarnya.(*)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help