TribunMedan/

Breaking News

Nahas! Bus Sekolah yang Angkut 30 Siswa Masuk Jurang dan Menewaskan 3 Orang, Begini Kronologisnya

Mobil bus sekolah masuk jurang sekitar tikungan tajam di Jalan Lingkar Samosir, Desa Parmonangan, Kecamatan Simanindo, Samosir, Senin (31/7/2017).

Nahas! Bus Sekolah yang Angkut 30 Siswa Masuk Jurang dan Menewaskan 3 Orang, Begini Kronologisnya
Facebook/Parulian Sihombing
Bus yang masuk ke jurang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Mobil bus sekolah masuk jurang sekitar tikungan tajam di Jalan Lingkar Samosir, Desa Parmonangan, Kecamatan Simanindo, Samosir, Sumatera Utara, Senin (31/7/2017).

Tiga orang tewas dalam peristiwa nahas ini.

"Meninggal di tempat dua orang, ada yang dibawa ke Medan satu orang meninggal dunia. Total yang pasti tiga orang. Tadi adik cuma luka ringan dan dibawa ke klinik. Sekarang sudah dirawat di rumah. Itu bus sekolah semua ada 25 sampai 30 orang," kata keluarga korban, Parulian.

Dikatakan Parulian, sesuai cerita dari adiknya yang menjadi korban selamat, mobil bus sekolah melaju kencang dan sempat oleng tak terkendali saat tikungan tajam. Saat itu posisi berada di sekitar jurang dan terbalik sekitar 3 kali.

Baca: BREAKING NEWS: Bus Pengantar Anak Sekolah Masuk Jurang, Tiga Orang Meninggal Dunia

Baca: Hendak Antar Puluhan Siswa, Mini Bus Masuk Jurang 25 Meter, 2 Anak Tewas

Dua anak yang tewas akibat bus pengangkut siswa masuk ke jurang.
Dua anak yang tewas akibat bus pengangkut siswa masuk ke jurang. (Facebook/Parulian Sihombing)

"Pengakuan adik kita mobil kencang, lalu pas mau mutar (tekongan) stir tidak stabil terkendali pas lah tikungan tajam. Kejadinnya juga masih gelap, sekitar jam 6 kurang. Mobil sempat ke pinggir langsung terbalik sekali kaca belakang lepas. Ada korban yang keluar dari kaca itu (masih keluaraga) dan dilihatnya mobil terbalik dua kali lagi. Jadi ada kira-kira terbalik tiga kali. Jurangnya ada sekitar 25 sampai 30 meter," jelas Parulian

"Gak ada yang tahu pasti penyebab utamanya. Kejadiannya, kata yang ikut tiba-tiba ada kerusakan. Entah rem blong atau gak direm gak tahu kita," imbuhnya.(*) 

*******

Halaman
123
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help