TribunMedan/

Dipanggil Tim Penyidik, Hasangapan Diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi Perpustakaan Pemprov Sumut

“Sudah datang sekira pukul 10 pagi tadi. Iya, Hasangapan,” kata Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sumut, Iwan Ginting kepada Tribun-Medan.com.

Dipanggil Tim Penyidik, Hasangapan Diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi Perpustakaan Pemprov Sumut
Tribun Medan / Azis
Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sumut, Iwan Ginting 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Mantan Kepala Dinas Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Pemprov Sumut, Hasangapan Tambunan untuk kedua kalinya datang ke Kejaksaan Tinggi Sumut, Rabu (2/8/2017).

Hasangapan datang menghadap ruang penyidik Pidana Khusus Kejati Sumut dalam kapasitasnya sebagai tersangka dugaan korupsi BPAD Pemprov Sumut tahun anggaran (TA) 2014. Perkiraan kerugian negara dalam kasus ini sesuai hasil audit dari BPKP Sumut mencapai Rp 800 juta.

“Sudah datang sekira pukul 10 pagi tadi. Iya, Hasangapan,” kata Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sumut, Iwan Ginting kepada Tribun-Medan.com.

Baca: Diperiksa Sebagai Tersangka, Mantan Kepala Perpustakaan Daerah Akan Dipanggil Lagi

Baca: Mantan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Jadi Tersangka, Begini Kata Plt Sekda

Hasangapan ditetapkan sebagai tersangka bersama enam orang lainnya. Dua di antaranya yakni  Heri Nopianto selaku Direktur CV Indoprima berperan dalam kegiatan pengadaan bantuan buku perpustakaan rumah ibadah dan Muchamad Chumaidi selaku Direktur CV Multi Sarana Abadi berperan dalam kegiatan pengadaan buku perpustakaan keliling kabupaten/kota di Sumut‎ telah ditahan di Rutan Tanjunggusta, beberapa waktu lalu.

“Nanti saya berikan informasi lebih lanjut. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan di ruang penyidik,” ucap Iwan Ginting.(*)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help