TribunMedan/

Pegawai Puskesmas Melapor Ke Ombudsman, Tujuannya Tak Jauh dari Rupiah

"Dana tunjangan dinas malam dan dinas sore, serta jasa pelayanan BPJS mendapat pemotongan. Kami hanya mendapat Rp 500 ribu per tiga bulan, padahal.."

Pegawai Puskesmas Melapor Ke Ombudsman, Tujuannya Tak Jauh dari Rupiah
Puskesmas Pancur Batu 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Pegawai Puskesmas Simalingkar yang mengeluhkan adanya pemotongan tunjangan dinas malam dan dinas sore serta jasa pelayanan BPJS oleh kepala puskesmasnya mengadu ke Ombudsman Perwaklilan Sumut, Rabu (2/8/2017).

Para pegawai ini tiba di Kantor Ombudsman Perwakilan Sumut diterima oleh Kepala Ombudsman Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar dan dua asisten Ombudsman.

Saat pertemuan ini para pegawai menceritakan hak mereka dipotong cukup banyak.

"Dana tunjangan dinas malam dan dinas sore, serta jasa pelayanan BPJS mendapat pemotongan. Kami hanya mendapat Rp 500 ribu per tiga bulan, padahal dipuskesmas lain yang lebih kecil bisa mendapat Rp 18 juta per tiga bulan.

Baca: Empat Organisasi Ini Sepakat Kawal Pancasila

Jasa pelayanan BPJS kami hanya diberikan Rp 350 ribu, padahal di buktinya Rp 600 ribu- Rp 900 ribu," ujar seorang pegawai ber inisal OI.

Dalam pembicaraan ini OI juga mengutarakan, mereka mendapat tekanan karena mempertanyakan hak-hak mereka yang sudah dopotong oleh kepala puskesmas.

"Kami dipersulit mengurus cuti. Kami dipersulit mengurus kenaikan pangkat. Kami dimata-matain terus, jadi ngak nyaman kami kerja," ujarnya.

Abyadi Siregar yang menerima para pegawai ini mengutarakan mereka akan memproses laporan dari para pegawai, dan akan segera memanggil pihak-pihak terlapor yang berkaitan dengan kasus ini.

"Akan kami coba dulu pelajari, kemudian kami akan panggil siapa saja yang menurut kami terlibat dalam masalah ini, tapi sabar dulu yah ibu-ibu," ujarnya.

Abyadi mengapresisai kemauaan dari para pegawai yang melaporkan adanya ketikdak beresan dalam pelayanan-pelayanan publik, yang selama ini memang sangat memprihatinkan.

"Terima kasih sudah mau menyuarakan hal yang tidak beres begini. Patut kita apresiasi ada yang melapor dari eksternal untuk perbaikan pelayanan publik," ujar Abyadi Siregar.

(ryd/tribun-medan.com)

Penulis: Royandi Hutasoit
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help