TribunMedan/
Home »

Video

NEWSVIDEO: Ada Ruangan Bawah Tanah di Dalam Bangunan Bersejarah, Ini Tindakan Pemerintah

Lorong tersebut ditutup pintu besi setebal 20 cm, dari cela-cela pintu terlihat lantai kramik bewarna putih dengan dinding beton.

Laporan Wartawan Tribun Medan / Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Memastikan kebenaran kabar adanya terowongan bawah tanah, Kepala Dinas Kebudayaan Suherman langsung mengunjungi bangunan bersejarah yang merupakan bekas supermarket pertama Kota Medan bernama Waren Huis yang terletak di Jalan Ahmad Yani VII, Kamis (3/8/2017).

Suherman berserta dua staf Dinas Kebudayaan tiba di gedung bersejarah tersebut sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepada Tribun, Kasubag Program Dinas Kebudayaan Azhar menceritakan pihaknya sudah pernah masuk ke lorong tersebut pada 1995.

Baca: Hefriansyah Berharap Dilantik Ditanggal Cantik Paling Enggak Seperti Nomor Punggung Maradona

Azhar menceritakan di lorong tersebut merupakan pintu ke sebuah ruangan bawah tanah yang berukuran 3x3 meter.

"Kami pernah masuk, dulu ada lampu merek Boss yang masih menyala, saya juga heran, awet lampu itu," ucap Azhar, Kamis (3/8/2017).

Walaupun sudah pernah masuk Azhar juga terlihat enggan memasuki lorong tersebut.

Ia berani memasuki lorong tersebut setelah wartawan mulai menuruni anak tangga.

Pantauan Tribun, lorong tersebut ditutup pintu besi setebal 20 cm, dari cela-cela pintu terlihat lantai kramik bewarna putih dengan dinding beton.

Usai mengamati lorong tersebut, Suherman tak mau tergesa-gesa memastikan bahwa lorong tersebut bukanlah jalan masuk menuju terowongan bawah tanah.

Pihaknya akan mencoba membuka pintu besi, dan memastikan tak ada ruangan lain di lorong tersebut.

"Kalau dilihat itu hanya ruangan bawah tanah. Tapi kami akan tetap meneliti lorong ini, kami mau lihat sekelilingnya," pungkasnya.

(hen/tribun-medan.com)

Penulis: Hendrik Fernandes Naipospos
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help