TribunMedan/

Kuliner

Pubblico Street Caffe Sajikan Kopi dengan Cara yang Unik

Yap, ada kopi campur soda dengan sentuhan ice cream di atasnya. Ada juga Affogato dengan sajian kopi dicampur avocado atau ice cream durian.

Pubblico Street Caffe Sajikan Kopi dengan Cara yang Unik
Tribun Medan/Silfa
Sajian pilihan kopi Affogato, Roti bakar selai keju dan srikaya, esspresso, piccolatte dan Caramel Macxhiato di Pubblico Street Caffe 

Laporan wartawan Tribun Medan/Silfa Humairah

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pubblico Street Caffe di Jalan Brigjend Katamso dekat Simpang Jalan Pemuda, Medan, menawarkan pilihan olahan kopi lain dari yang lain, anda mungkin bahkan tidak menemukannya di banyak cafe atau coffe shop.

Yap, ada kopi campur soda dengan sentuhan es krim di atasnya. Ada juga Affogato dengan sajian kopi dicampur avocado atau ice cream durian.

Kemudian Es Cendol Kopi dengan sajian caramel Pubblico, campuran susu, dan cendol dalam kopi espresso, ada juga Es Kopi Lemon dengan irisan lemon di atas kopi, dan Caramel Machiato yakni sajian kopi dengan fresh milk dicampur espresso dan saos caramel pubblico.

Baca: Bisnis Kopi, Marasi Andalkan Konsep Gerobak dan Kaki Lima

Baca: Kok Jauh Banget Mbak? Jessica Iskandar Belajar Racik Kopi ke Italia

Untuk pecinta kopi, ada pilihan kopi espresso yaitu Piccolo Latte, Long Black, dan piccololatte (sajian kopi esspresso dengan gelas kecil) dan ada juga Machalatte minuman tradisional khas China yakni teh hijau yang dimodernkan dengan tambahan latte untuk yang tidak menyukai kopi.

Kopi yang dipakai ada yang lokal dan internasional. Untuk kopi internasional ada Elsavador yang sudah cukup familiar di kalangan pecinta kopi internasional, Etopia Gesia yang merupakan kopi langka yang diproduksi terbatas, karena didapat dari tumbuhan alami karena dan tidak bisa dibudidayakan. Sedangkan untuk kopi lokal ada pilihan
kopi asal Dairi, Gayo, Mandailing, Simalungun dan kopi Jawa serta Flores.

Way, satu diantara empat owner tersebut menuturkan Pubblico menawarkan pilihan coffe dari berbagai negara secara bergantian setiap bulannya, seperti halnya bulan lalu ada kopi Panama Geisha, Columbia, Kenya dan Brazil. Sedangkan untuk bulan ini Etopia Geisha dan Elsavador. Sedangkan untuk kopi lokal menyediakan berbagai kopi asal Sumatera secara continue.

"Pemilik Pubblico Street Caffe ada empat orang yakni Ikram, Way, Fazikka, dan Brur. Tiap orang punya tugas masing-masing, seperti Brur yang dapat bagian meracik dan mengolah kopi, Ikram untuk promosi dan penjualan, Fazilka yang mendapatkan ide dekorasi interior dan konsep Pubblico serta saya bagian financial. Tapi semuanya memiliki latar belakang yang sama, yakni pecinta kopi," katanya.(*)

Penulis: Silfa Humairah
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help