TribunMedan/

Ternyata Dalam Tahun Ini Sudah Segini Kasus yang Ditangani KNKT

“Untuk tahun 2017 ini saja ada 22 kasus kecelakaan pesawat. Ini rata rata terjadi di daerah Papua. Kita juga tergopoh-gopoh ini. Makanya paling cepat

Ternyata Dalam Tahun Ini Sudah Segini Kasus yang Ditangani KNKT
IST
Insiden senggolan yang dialami pesawat Lion Air JT 197 dengan Wings Air IW1252 di bandara Kualanamu menyebabkan kerusakan yang cukup serius 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Banyaknya kasus kecelakaan pesawat di Indonesia menjadi penyebab lamanya pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mencari tahu secara pasti apa yang menjadi penyebab mengapa pesawat Lion Air dan Wings Air bisa bersenggolan di bandara Kualanamu.

Hal ini pun dibenarkan oleh Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Nurcahyo ketika menggelar konfrensi pers di ruang media center Bandara Kualanamu Jum,at, (4/8/2017).

“Untuk tahun 2017 ini saja ada 22 kasus kecelakaan pesawat. Ini rata rata terjadi di daerah Papua. Kita juga tergopoh-gopoh ini. Makanya paling cepat 8 bulan tapi sesuai undang undang kita bisa punya waktu sampai 13 bulan,”kata Nurcahyo.

Baca: Mahasiswa Ini Galakkan Apotek Hidup Ke Masyarakat

Ia menjelaskan proses untuk mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab dalam setiap kasus juga cukup panjang.

Seperti untuk kasus di Kualanamu ini, Nurcahyo bilang setelah turun mencari data di lapangan juga harus turun dan meminta tanggapan dari AirNav bahkan sampai tanggapan dari pabrik perusahaan pesawat.

Sementara itu Kepala Otoritas Wilayah II Medan-Kualanamu, Nur Isnin Istiartono mengatakan kalau pihaknya akan memfasilitasi pihak KNKT untuk melakukan investigasi.

“Yang jelas kita mendukung apa yang dilakukan oleh KNKT. Kita sekarang ini akan memfasilitasi agar bisa lancar kerjanya. Inikan tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang lagi,”kata Nur Isnin.

Sementara itu Ganeral Manager Angkasa Pura II Bandara Kualanamu, Arif Darmawan mengatakan kalau saat ini pesawat sudah di tempatkan dilokasi yang cukup baik.

Disebut keberadaannya sama sekali tidak lagi mengganggu pesawat yang lain.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help