Alamak
Fakta Mengejutkan, Tentara Pemukul Polisi Dikabarkan Stres Karena Wanita
Serda Wira Sinaga ternyata sempat bertugas di Padang, Sumatera Barat.Selama bertugas di sana, ia pacaran..
TRIBUN-MEDAN.COM - Ada kabar mengejutkan yang beredar di media sosial tentang ulah oknum TNI Serda Wira Sinaga yang berdinas di Korem 031/Wirabima, terkait pemukulannya terhadap anggota polisi lalu lintas.
Serda Wira Sinaga ternyata sempat bertugas di Padang, Sumatera Barat.
Selama bertugas di sana, ia berpacaran dengan gadis yang tidak disebutkan identitasnya.
Dikutip dari Sriwijaya Post, disebutkan, jika Wira Sinaga diduga diguna-gunai oleh wanita itu dan akhirnya mengalami stres.
Dengan kondisi mengalami gangguan kejiwaan, dari Padang ia kemudian dimutasi ke Pekanbaru dengan status binaan (pemulihan).
Wira Sinaga disebutkan memang sering marah-marah sendiri tanpa jelas dan kadang teratawa sendiri, karena kondisinya itulah hingga bertahun-tahun pangkatnya tidak naik-naik.
Hal tersebut diungkapkan Herlinus Simbolon melalui postingannya di facebook dengan akun @Herlinus Simbolon Kinnung, yang mengaku mendapat informasi tersebut dari Dantim Intel Pekanbaru.

Baca: NEWS VIDEO - Oknum TNI Marah-marah dan Pukul Polisi Lalulintas di Tengah Keramaian
Sebelumnya, beredar di media sosial video pemukulan oknum TNI terhadap Polisi lalu lintas di Pekanbaru.
Disebutkan, Kamis ( 10/8/2017) sekitar pukul 17.30 WIB, anggota Sat Lantas Polresta Pekanbaru Bripda Yoga Vernando sedang melaksanakan patroli kelancaran arus lalu lintas di sekitaran Jalan Sudirman (depan Ramayana).
Saat itu personel Polantas tersebut beriringan dengan seorang TNI yang tidak menggunakan helm.
Namun, saat itu Bripda Yoga tidak menegur atau pun memberhentikan oknum TNI tersebut.
Selang beberapa saat, tiba-tiba oknum TNI tersebut mengejar Bripda Yoga dan menabrak sepeda motornya dari arah belakang dan meminta Bripda Yoga untuk berhenti.
Baca: Reaksi Menohok TNI AU Menyasar Oknum TNI Tabrak, Tendang dan Pukul 4 Kali Seorang Polantas
Oknum TNI tersebut langsung marah-marah dan selanjutnya memukul helm (kepala) Bripda Yoga sebanyak empat kali.