TribunMedan/

Mengerikan, Sebelum Ditemukan Tewas, Johannes Marliem Khawatir Nyawanya Terancam

Kematian Johannes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP (KTP elektronik) menyisakan banyak misteri.

Mengerikan, Sebelum Ditemukan Tewas, Johannes Marliem Khawatir Nyawanya Terancam
Facebook
Johannes Marliem 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kematian Johannes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP (KTP elektronik) menyisakan banyak misteri.

Motif bunuh diri hingga runutan peristiwa yang membuat Johannes tewas masih belum terang benderang.

Dikutip dari Kontan.co.id, sebelum Johannes tewas, ada bebereapa kekecewaan yang diungkap Direktur PT Biomorf itu dalam percakapan kepada wartawan Kontan.

Kekecewaannya itu terkait munculnya nama Johannes ke media massa dan disebut secara jelas sebagai saksi kunci yang memiliki rekaman percakapan korupsi e-KTP.

Baca: Menyibak Tabir Kematian Johannes Marliem Sang Saksi Kunci Korupsi KTP Elektronik

Baca: Saksi Kunci Korupsi e-KTP Tewas, Anehnya Johannes Marliem Sempat Tulis Ini

Atas pemberitaan itu, Johannes merasa nyawanya terancam.

Berikut petikan wawancara yang dilakukan Kontan beberapa waktu lalu.

"Saya tidak mau dipublikasi begini sebagai saksi. Malah sekarang bisa-bisa nyawa saya terancam," ujar Johannes.

Johannes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP yang tewas di Amerika Serikat, Kamis (10/8/2017).
Johannes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP yang tewas di Amerika Serikat, Kamis (10/8/2017). (Facebook)

"Seharusnya penyidikan saya itu rahasia. Masa saksi dibuka-buka begitu di media. Apa saya enggak jadi bual-bualan pihak yang merasa dirugikan? Makanya saya itu kecewa betul," imbuhnya mengomentari bocornya kepemilikan rekaman pembicaraan terkait pembahasan proyek e-KTP.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help