TribunMedan/

Hindari Jalan Imam Bonjol Kalau Tak Mau Terkena Macet

Bagi Anda yang hendak melintas, disarankan untuk mencari jalan lain guna menghindari kepadatan arus lalu lintas. Petugas kepolisian lalu lintas juga..

Hindari Jalan Imam Bonjol Kalau Tak Mau Terkena Macet
Tribun Medan / Nanda
Massa yang terdiri atas Forum Islam Bersatu dan Aliansi Mahasiswa Muslim Bersama Umat saat berunjuk rasa di luar gerbang Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (18/8/2017). (Tribun Medan / Nanda) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebagian ruas Jalan Imam Bonjol, Medan, ditutup untuk sementara.

Tepatnya di depan Gedung DPRD Medan dan DPRD Sumut, jalan ini ditutup untuk memberikan kesempatan bagi ratusan orang yang tergabung dalam Forum Islam Bersatu dan Aliansi Mahasiswa Muslim Bersama Umat menyuarakan asipirasinya.

Massa yang terdiri atas berbagai organisasi ini menuntut pemerintah membatalkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Baca: Cara yang Unik Cari Uang Tambahan, Tiga Emak-emak Ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi

Bagi Anda yang hendak melintas, disarankan untuk mencari jalan lain guna menghindari kepadatan arus lalu lintas. Petugas kepolisian lalu lintas juga tampak mengalihkan sebagian arus lalulintas di sekitar lokasi aksi.

Pada aksi ini, satu per satu orator menyampaikan orasinya melalui pengeras suara dari mobil komando yang berada tepat di depan gerbang Gedung DPRD Sumut.

Satu di antara para orator, Ustaz Ismail, mengatakan bahwa saat ini perjuangan bangsa Indonesia mengisi kemerdekaan belum usai.

"Perjuangan saat ini kita tidak boleh tinggal diam. Setelah kita selesai dari penjajahan fisik dan militer, sesungguhnya masih ada penjajahan tidak langsung non militer, yakni penjajahan ekonomi, politik dan sosial budaya," kata Ustaz Ismail, mantan Juru Bicara HTI.

Sementara orator lainnya, yakni Ustaz Rusdi Nasution, menyebut Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan merupakan bentuk kezoliman.

"Kami FPI menolak Perppu Ormas. Perppu ini bentuk kezoliman," kata orator dari FPI ini.

(cr5/tribun-medan.com)

Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help