TribunMedan/

Melihat Sinabung dari Bukit Gundaling

Bukit Gundaling Berastagi di Kabupaten Karo masih menjadi lokasi wisata yang banyak diminati banyak orang hingga saat ini.

Melihat Sinabung dari Bukit Gundaling
TRIBUN MEDAN
Wisatawan berfoto bersama dengan keluarganya dengan latar belakang Gunung Sinabung, beberapa waktu lalu. Saat ini Bukit Gundaling masih menjadi pilihan keluarga sebagai tempat berlibur. 

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Bukit Gundaling Berastagi di Kabupaten Karo masih menjadi lokasi wisata yang banyak diminati banyak orang hingga saat ini. Pepohonan yang rimbun menambah suasana yang sejuk ketika berada di tempat ini. Pemandangan yang begitu indah menjadi alas an banyak pengunjung untuk betah berlama-lama.

Harga tiket yang masih terjangkau membuat pengunjung tidak terlalu mempersoalkannya. Begitu juga dengan tempat di mana tenda biru dan tikar digelar masih bisa dilakukan tawar menawar antara pengunjung dengan pengelola.

Sejumlah wisatawan yang ditemui Tribun beberapa waktu lalu mengaku datang ke lokasi wisata ini karena juga ingin melihat keberadaan Gunung Dinabung yang bisa dilihat jelas dari bukit. Banyak juga pengunjung yang menyempatkan diri untuk berfoto dari Bukit Gundaling dengan latar belakang Gunung Sinabung.

Baca: Puncak Panca Lungga yang Mirip Gundaling Berastagi

"Anak saya belum pernah ke sini, makanya pingin bawa. Kalau saya sendiri sudah sering, terakhir dua tahun lalu lah. Di sini enaknya udaranya sejuk dan bisa melihat Gunung Sinabung secara langsung. Selama inikan lihat Sinabung cuma di TV saja. Kalau tiket masuk tadi naik sepeda motor cuma Rp 10 ribu, tambah biaya parkir Rp 3 ribu dan biaya pondok Rp 40 ribu," ucap Yunita, seorang pengunjung dari Kabupaten Serdangbedagai.

Dikatakan Yunita, satu hal yang juga menjadi daya tarik di Bukit Gundaling ini adalah adanya kuda yang di sewakan oleh pemiliknya di sekitar bukit. Selain itu juga terdapat delman yang bisa dijadikan salah satu pilihan transportasi mengelilingi kota Berastagi. Jika naik kuda dipatok Rp 40 ribu namun untuk delman dipatok Rp 50 ribu  mengelilingi Bukit Gundaling.

"Kalau soal tarif naik kuda dan delman sudah ada ketentuannya di sini. Kalau saat Lebaran, alhamdulillah dapatnya karena memang ramai saja. Kadang saya yang punya kuda terpaksa pakai jasa teman untuk mendampingi yang naik kuda keliling bukit ini. Ada sekitar 2,5 kilometer juga soalnya," kata Roy, seorang pemilik kuda sewaan.

Baca: Jalan-Jalan ke Peternakan Sapi Gundaling Farm

Di tempat ini beragam suvenir dan oleh-oleh bisa dibeli untuk dibawa pulang. Barangnya pun bervariasi mulai dari pakaian, tas, aksesoris dan lain-lain. Harganya masih bisa ditawar hingga angka terendah. Selain itu pengunjung juga bisa membeli berbagai macam bentuk tanaman bunga yang bisa juga ditanam di pekarangan rumah.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help