Liga 2
Legenda PSMS Minta Ayam Kinantan Berhati-hati Hadapi Persih Tembilahan
Legenda yang masih aktif memantau perkembangan tim Ayam Kinantan ini menyebut PSMS harus berhati-hati.
Penulis: Ilham Fazrir Harahap |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Laga pamungkas PSMS Medan yang akan bersua Persih Tembilahan 10 September mendapat perhatian dari Legenda PSMS, Sunardi A.
Legenda yang masih aktif memantau perkembangan tim Ayam Kinantan ini menyebut PSMS harus berhati-hati.
Sunardi menilai saat ini kondisi tim kebanggan Kota Medan ini tengah diujung tanduk. Posisi mereka yang saat ini berada di posisi ketiga bisa saja tergelincir jika mereka tak serius menjalani laga pamungkas tersebut.
Baca: Wajib Menang Lawan Persih Tembilahan, Ini Persiapan PSMS Medan di Laga Pamungkas
Pasalnya ia menilai pertandingan tersebut banyak kepentingan atau main mata dengan tim lain.
"Kita bakal menghadapi partai menentukan. Seri saja kita tergelincir dan hilang kesempatan masuk 16 besar. Apalagi Persiraja dan PSPS sudah mengancam posisi PSMS. Jadi PSMS jangan anggap sepele dan harus hati-hati. Karena bisa saja laga ini ada kepentingan," ujarnya di Kebun Bunga, Rabu (30/8/2017).
Baca: Mantan Striker Timnas Ini Merapat ke PSMS
Di luar kepentingan itu, Sunardi mengatakan sebaiknya tim tak perlu memikirkan hal tersebut.
Yang perlu diperhatikan saat ini ia nilai tim pelatih harus pintar meracik strategi. Bagaimana sang pelatih membongkar pertahanan mereka untuk menciptakan gol.
Sunardi berpendapat Persih kemungkinan akan bermain bertahan. Bisa saja mereka hanya memakai satu striker di depan dan selebihnya berada di barisan pertahanan demi mengamankan gawang mereka.
Untuk itu, ia meminta kepada tim pelatih melihat gaya permainan mereka di awal laga. Kemudiaj jika bermain bertahan, tim pelatih harus berani membawa keluar pemain mereka agar tidak bertahan.
"PSMS tidak boleh sepele. Bisa saja mereka bermain bertahan dengan menumpuk seluruh pemainnya di kotak 16. Makanya si pelatih nanti harus cerdik mengamati permainan mereka di awal laga. Kalau mereka bermain bertahan, bagaimana si pelatih bisa menarik mereka untuk keluar dari barisan pertahan mereka," jelasnya.(*)
*******
KLIK BERITA LAINNYA
#BeritaALAMAK
Pria Lajang dan Wanita yang Sudah Menikah Sedang Begituan, Terlihat Wali Kota dari CCTV
MIRIS, Remaja Melahirkan di Jalan 30 Meter dari Rumah Sakit yang Menolaknya