Rekam Data e-KTP Tak Perlu Lagi ke Disdukcapil, Cukup ke Kantor Camat Saja

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan ternyata sudah memperluas instalasi jaringan data kependudukan ke-21 kantor kecamatan.

Rekam Data e-KTP Tak Perlu Lagi ke Disdukcapil, Cukup ke Kantor Camat Saja
Tribun Medan / Hendrik
Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil, Syaiful Chalid Siregar memperlihatkan surat keterangan pengganti e-KTP di Disdukcapil Medan, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Sejak pertengahan Agustus 2017, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan ternyata sudah memperluas instalasi jaringan data kependudukan ke-21 kantor kecamatan.

Masyarakat, sebut Kepala Bidang (Kabid) Kependudukan Disdukcapil Medan Syaiful Chalid Siregar, tak perlu jauh-jauh ke Kantor Disdukcapil untuk mengurus resi atau surat keterangan pengganti e-KTP, melainkan dapat mengurusnya di kantor kecamatan sesuai domisili yang direkam di KTP.

"Kasihan masyarakat harus ngantre panjang di Kantor Disdukcapil. Dari Belawan contohnya, sekarang cukup di Kantor Camat Medan Belawan saja," ucap Syaiful saat dihubungi Tribun-medan.com, Minggu (3/9/2017).

Baca: Muncul Masalah Baru e-KTP, Pria Ini Tak Bisa Kredit Mobil Gara-gara NIK Tak Terdaftar

Baca: KTP Elektronik Berlaku Seumur Hidup, tapi Kok Ditolak Perusahaan Leasing?

Pembuatan data kependudukan dilakukan langsung pegawai Disdukcapil yang dibantu petugas kecamatan.

Syaiful pun menyebutkan bahwa Kantor Disdukcapil hanya sekadar tempat percetakan e-KTP.

"Pemeriksaan berkas dan rekam dilakukan di kantor kecamatan. Setelah lengkap data dibawa oleh petugas kecamatan ke Kantor Disdukcapil untuk dicetak. Setelah selesai data dikirim kembali ke kecamatan, masyarakat tinggal ambil di kantor kecamatan," jelas Syaiful.

Ditanya jumlah surat keterangan pengganti e-KTP yang sudah diterbitkan Disdukcapil Kota Medan, Syaiful mengaku belum tahu.

"Sekarang surat keterangan pengganti e-KTP sudah pakai nomor kecamatan. Perlu dihimpun dari 21 kecamatan supaya kita tahu. Nanti saya cari tahu," tambahnya.

Sekadar informasi, surat keterangan pengganti e-KTP berlaku selama enam bulan.

Apabila tak memiliki urusan yang mengharuskan data e-KTP, Syaiful menyarankan masyarakat tak perlu mengurus surat keterangan pengganti e-KTP.

"Kalau gak mendesak jangan diurus, kan ada identitas SIM, soalnya ini (Surat keterangan pengganti e-KTP) berlaku hanya enam bulan," pungkasnya.(*)

Penulis: Hendrik Fernandes Naipospos
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved