TribunMedan/
Home »

Karo

Penjelasan Pakar Vulkanologi Mbah Surono Kenapa Erupsi Sinabung Berkepanjangan

Surono memprediksi, erupsi Sinabung paling cepat akan berhenti erupsi dalam kurun waktu lima tahun sejak erupsi tahun 2013.

Penjelasan Pakar Vulkanologi Mbah Surono Kenapa Erupsi Sinabung Berkepanjangan
tribun medan/nanda
Pakar vulkanologi Surono 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan Kepala Badan Geologi serta mantan kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang kini menjabat Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Kebencanaan Surono, mengaku sudah pernah memprediksi erupsi Gunung Sinabung tidak akan berhenti dalam masa singkat sejak erupsi pada 2013 lalu.

Bahkan, kata Surono, prediksi ini telah disampaikannya pada pemerintah sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhonoyo hingga Presiden Joko Widodo.

"Saya sudah sampaikan, kita akan menghadapi letusan yang lama. Bukan sprint, tapi marathon," ujar Surono usai mengisi seminar uji sahih Rancangan Undang-undang tentang Penyelenggaraan Kegeologian yang digelar Komite II DPD RI di Gedung Bina Graha Pemprov Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (5/9/2017).

Surono mengatakan, Gunung Sinabung terakhir erupsi pada tahun 800 sebelum kembali meletus pada 2010 lalu. Setelah sempat berhenti, aktivitas vulkanik gunung api yang terletak di Kabupaten Karo tersebut terus intens. Gunung Sinabung kembali erupsi pada 2013 lalu dan belum berhenti hingga saat ini.

Menurut Surono, erupsi berkepanjangan Gunung Sinabung ini merupakan fenomena wajar.

"Terakhir erupsi itu kan tahun 800, sudah sekitar 1200 tahun lebih tidur nyenyak. Jadi kalau sekarang bangun, main-mainnya ya agak lama dikit karena dia lama tidur," kata Surono.

Surono memprediksi, erupsi Sinabung paling cepat akan berhenti erupsi dalam kurun waktu lima tahun sejak erupsi tahun 2013.

"Saya pernah ditanya apakah akan berhenti dalam waktu dekat, saya bilang kecil kemungkinan. Dari perhitungan dan data-data yang ada, paling tidak lima tahun dari 2013 lalu. Mudah-mudahan saya salah dan gunung itu berhenti lebih cepat," kata dia.

(cr5/tribun-medan.com)

Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help