TribunMedan/

Pemkab Bangun Destinasi Wisata Baru di Parapat

Pemkab Simalungun akan membuat destinasi baru untuk menambah jumlah wisatawan yang berkunjung ke Parapat.

Pemkab Bangun Destinasi Wisata Baru di Parapat
IST
Bupati Simalungun JR Saragih saat mengunjungi RSU Parapat 

TRIBUN-MEDAN.com, PARAPAT - Pemkab Simalungun akan membuat destinasi baru untuk menambah jumlah wisatawan yang berkunjung ke Parapat, Kabupaten Simalungun.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun Pahala Sinaga mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna membenahi Parapat, Kabupaten Simalungun menjadi lebih menarik.

“Kita terus melakukan percepatan terlebih ini menjadi amanah dari Bupati Simalungun JR Saragih dalam membangun Parapat untuk lebih indah dilihat. Pembenahan yang akan dilakukan yakni perihal kebersihan. Bersih sangat disukai wisatawan khususnya wisatawan mancanegara,” katanya, Rabu (6/9).

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menggandeng Kabupaten Samosir untuk bekerjasama sehingga membuat wisatawan semakin betah berlama-lama menikmati Danau Toba.

Baca: Bule dan Istrinya Jatuh Naik Moge BMW Terseret Hingga 20 Meter Menuju Parapat

Baca: Ke Danau Toba Bakal Lebih Mudah, Trayek Kereta Api Medan-Parapat Segera Dibuka

“Dalam waktu dekat ini kita akan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah di Samosir dalam rangka mempercepat pariwisata Danau Toba di Parapat,” katanya.

Bupati Simalungun JR Saragih saat ditemui mengatakan selain memperindah kembali kawasan  Parapat, Danau Toba pihaknya juga akan menerapkan regulasi yang tegas bagi pemilik hotel

“Nantinya, bila ada hotel yang tidak mau dibenahi maka ijin akan dihapus karena ini akan menjadikan wisatawan tidak betah,” jelasnya

Kedepannya, katanya,  pihaknya juga akan melakukan pengecekan satu persatu di semua penginapan yang ada di Parapat. Bukan itu saja, pembenahan juga akan dilakukan dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM). JR mengakui, mengakui, hingga kini masyarakat masih belum siap menghadapi derasnya wisatawan khususnya wisatawan asing. Oleh karenanya, SDM di sektor pariwisata akan diperkuat.

“Selama ini Parapat dianggap sebagai tempat transit menuju Samosir. Oleh karena itu akan diubah sehingga wisatawan yang datang bisa betah di Parapat. Pembenahannya, di mana akan disediakan tempat belanja, buah hingga kuliner yang akan lebih tertata rapih,” paparnya.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help