TribunMedan/

Bripka Samsul Bahri Diciduk di Depan Mertua, Istri dan Anaknya, Ini yang Terjadi

Saat hendak diperiksa, Samsul dan Syarifuddin (abang Samsul) melawan petugas bertindak nonkooperatif, memukul kaca meja hingga pecah.

Bripka Samsul Bahri Diciduk di Depan Mertua, Istri dan Anaknya, Ini yang Terjadi
tribun medan/dedy
Suasana rumah Bripka Samsul Bahri (Polres Siantar) sepi pasca diciduk Satresnarkoba Polres Simalungun. Tampak mobil merah Sirion BK 7190 WB diduga milik istri Samsul Bahri. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Anggota Polres Siantar, Bripka Samsul Bahri dan keluarga sempat melawan saat Satresnarkoba dan Kapolres Simalungun melakukan penggerebekan rumahnya di Perumahan Graha Harmoni Kecamatan Siantar.

Hal ini dibeberkan Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Manaek Ritonga pada tribun-medan.com Senin sore, (11/9/2017)

Dibeberkan Manaek bahwa pencidukan Samsul bahri berlangsung di hadapan keluarganya, mulai dari tiga anak-anaknya, istri, mertua, orangtua dan abang dari Samsul Bahri.

Di mana pencidukan dipimpin Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan bersama delapan personel lainnya.

Saat hendak diperiksa, Samsul dan Syarifuddin (abang Samsul) melawan petugas bertindak nonkooperatif, memukul kaca meja hingga pecah.

Bahkan keluarga menantang petugas dan mengusir petugas Polres Simalungun.

"Keluarganya melakukan perlawanan ngancam-ngancam istrinya bilang, mentang-mentang kami polisi. Ya intinya tidak kooperatif sekali. Istrinya teriak menahan-nahan kami dan ngusir. Si Samsul dan Syarifuddin saat hendak diamankan melawan sampai memukul kaca meja sampai pecah, ditumbuk mereka kaca itu," beber Kasat Narkoba.

Bripka Samsul Bahri dan Syarifuddin diamankan dari kediaman mereka di Perumahan Graha Harmoni ke Polres Simalungun
Bripka Samsul Bahri dan Syarifuddin diamankan dari kediaman mereka di Perumahan Graha Harmoni ke Polres Simalungun (Tribun Medan/Dedy)
Barang bukti dari Bripka Samsul Bahri dan Syarifuddin yang diamankan dari kediaman mereka di Perumahan Graha Harmoni ke Polres Simalungun
Barang bukti dari Bripka Samsul Bahri dan Syarifuddin yang diamankan dari kediaman mereka di Perumahan Graha Harmoni ke Polres Simalungun (Tribun Medan/Dedy)

Dijelaskan juga bahwa penggerebekan tidak sampai menghebohkan warga sekitar. Pasalnya pihak kepolisian sudah melakukan pengintaian selama sebulan dua minggu untuk menciduk Samsul beserta barang bukti.

"Tidak sampai heboh ke pihak tetangga dan warga sekitar kok. Begitu dapat barang bukti langsung kita bawa dua orang itu. Barang bukti itu kita geledah disaksikan istrinya, kepala lingkungan dan kepala desanya. Saat ini pasalnya belum kita tetapkan, ada tiga hari kita dikasih waktu," ujar Manaek.

Baca: Anggota Polres Siantar Diciduk Polres Simalungun, Kapolres AKBP Doddy Ungkap Tabiat Anak Buahnya

Baca: TERCYDUG! Oknum Polisi Simpan Barang Ini di Rumahnya, Terungkap saat Digeledah

"Total barang bukti yang saat ini hitungan kita sabunya ada sekitar 5 gram, serbuk mengandung amphitamin sekitar 4 gram, ekstasi ada dua butir masih utuh, diduga ekstasi lainnya sudah hancur," beber Kasat Narkoba.

Warga sekitar, Top D Simanjuntak, mengatakan bahwa saat pencidukan Samsul dan Syarifuddin tidak terjadi keributan. Di lokasi juga tidak ramai warga sekitar yang tahu ada penggerebakan narkotika.

"Gak ada heboh-heboh warga. Tapi ada kami yang beberapa orang tahu kalau rumah Samsul itu didatangi polisi. Warga juga jarang ketemu dengan Samsul itu," ujarnya. (Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help