TribunMedan/

Jungkir Balik dan Kena Tipu, Mantan Wartawan Sukses Berbisnis Serbuk Minuman

Setelah keluar bekerja menjadi pewarta foto pada 2010, Syakir sapaan akrabnya memulai bisnis dengan menjual minuman bubble tea secara kelontong

Jungkir Balik dan Kena Tipu, Mantan Wartawan Sukses Berbisnis Serbuk Minuman
Owner Jakarta Powder Drink, Muhammad Syakir (KOMPAS.com/Achmad Fauzi)

MEDAN-TRIBUN.com - Siapa bilang mendirikan usaha itu mudah seperti membalikkan tangan. Kenyataannya mendirikan usaha itu butuh perjuangan.

Hal tersebut yang dialami mantan pewarta foto di media nasional Muhammad Syakir, saat mendirikan usaha minuman serbuk berasa.

Pasalnya, dia pernah dicurangi oleh rekanannya saat berbisnis minuman serbuk berasa.

Setelah keluar bekerja menjadi pewarta foto pada 2010, Syakir sapaan akrabnya memulai bisnis dengan menjual minuman bubble tea secara kelontong di sebuah minimarket daerah Depok.

Kemudian, setelah 1-2 bulan menjalankan usaha minuman bubble tea, Syakir mempunyai ide mewaralabakan usahanya ke orang lain.

Dituliskannya secarik kertas yang bertulis 'buka franchise' dan nomor telepon yang ditempelkan di gerobak usahanya.

"Saya pikir boleh juga jualan minuman. Akhirnya, saya iseng-iseng buka franchise bisnis minuman. Saya tulis nomor telepon di gerobak minuman saya. Setelah itu banyak orang telpon karena tertarik, cuma waktu itu saya cuma iseng saja jadi enggak diterima tawarannya," ujar Syakir.

Penolakan itu dikarenakan bahan minuman bubble tea tidak murni menggunakan serbuk minuman.

Baca: Ruben Onsu Tularkan Bakat Berbisnis Kuliner ke Istri

Baca: Meraup Untung dari Berbisnis Furnitur Rumah Sakit

Halaman
1234
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help