TribunMedan/
Home »

Sumut

Aroma Perpecahan Tercium di DPD Golkar, Ini Komentar Apri Budi

"Ibarat dalam tubuh manusia yang terkena kuman, berarti manusia itu enggak becus ngurus dirinya sendiri. Lalu bagaimana mau mengurus partai besar"

Aroma Perpecahan Tercium di DPD Golkar, Ini Komentar Apri Budi
Tribun Medan / Nanda
Anggota Bidang Kajian Strategis DPD Golkar Sumut Apri Budi. (Tribun Medan / Nanda) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aroma perpecahan kembali tercium di internal DPD Golkar Sumut.

Kali ini datang dari Anggota Bidang Kajian Strategis DPD Golkar Sumut Apri Budi.

Budi menyebut Ketua DPD Golkar Sumut Ngogesa Sitepu tidak becus mengurus partai.

Pernyataan Budi ini menyasar ucapan Ngogesa yang menyebut banyak kuman di tubuh partai saat Rapat Koordinasi Teknis dan Orientasi Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD-DPD Provinsi dan Kabupaten serta Kota se-Sumut pada Selasa (5/9/2017) lalu.

"Ibarat dalam tubuh manusia yang terkena kuman, berarti manusia itu enggak becus ngurus dirinya sendiri. Lalu bagaimana mau mengurus partai besar seperti Golkar," ujar Budi melalui pernyataan tertulis yang diterima www.medan-tribunnews.com, Selasa (12/9/2017).

Baca: Tidak Takut di Intimidasi, Dinas Pendidikan Tetap Keluarkan Siswa Siluman

Budi menyarankan Ngogesa untuk introspeksi diri selama memimpin DPD Golkar Sumut ketimbang mengumbar keburukan partai.

Budi menilai ada yang berbeda dalam gaya kepemimpinan Ngogesa Sitepu. Kata dia, tak ada hubungan yang intens antara pimpinan dengan anggota partai.

"Tak ada terjalin hubungan antara etua dengan Anggota dengan baik dan cukup intens. Inilah kuman sebenarnya yang menggerogoti Golkar Sumut. Maka tak salah kami menilai era Ngogesa ini adalah yang terburuk dalam sejarah Golkar Sumut," cetus Budi.

Budi menambahkan, pernyataan Ngogesa yang menyebut ada "kuman" di tubuh partai menunjukkan sikap pengecut seorang pimpinan yang menyalahkan anggotanya.

"Kami tak mau dipimpin seorang pengecut," kata Budi.

Atas berbagai penilaian ini, Budi kemudian meminta partai untuk menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa(Musdalub) DPD Golkar Sumut.

"Jika ingin menyelamatkan Partai Golkar ke depan sekaligus dalam rangka Pilkada serentak tahun 2018 dan juga Pemilu 2019, maka kami mengimbau kepada seluruh DPD Kabupaten dan Kota Se-Sumut untuk mendesak Musdalub Golkar Sumut," ujarnya mengakhiri.

(nan/tribun-medan.com)

Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help