TribunMedan/
Home »

Sumut

Bertahun-tahun Sisihkan Uang, Kades Ini Rela Beli Mobil untuk Dijadikan Ambulan Gratis

Safii adalah Kepala Desa di Sigara-gara yang menjabat sejak tahun 2012. Saat wartawan mengunjungi kantornya terlihat beberapa piagam

Bertahun-tahun Sisihkan Uang, Kades Ini Rela Beli Mobil untuk Dijadikan Ambulan Gratis
Tribun Medan/Fredy Santoso
Syafii Tarigan berswafoto bersama ambulans miliknya 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sekilas wajah Safii Tarigan, pria berusia 52 tahun ini terlihat garang. Dengan kumis melintang tebal di wajahnya dan kerut di dahinya membuat orang yang belum mengenalnya merasa takut. Tapi, kepribadiannya tidaklah segarang raut wajahnya. Sikap dermawannya, begitu bersar berkontribusi bagi warga Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak.  

Safii adalah Kepala Desa di Sigara-gara yang menjabat sejak tahun 2012. Saat wartawan mengunjungi kantornya terlihat beberapa piagam berbingkai kaca tergantung di dinding tembok, seolah sebagai bukti pengabdiannya pada masyarakat.

Dengan senyum ramah, ia menjelaskan bahwa itu penghargaan dari Bupati Deliserdang atas berhasilnya ia menjadikan desanya sebagai desa terbaik nomor,dua dan tiga. Lantas, apa yang selama ini dilakukan Safii? Ia rela membongkar tebungannya yang sudah ia kumpulkan bertahun-tahun selama menjadi sopir angkot untuk membeli mobil ambulans gratis.

Menyadari bahwa desa yang dipimpinnya mayoritas memiliki pekerjaan sebagai petani dan buruh pabrik,sehingga jarang ada warga yang mampu untuk membeli mobil. Sehingga, ketika ada keadaan darurat, warga pasti kebingungan.

Baca: Misterius, 12 Monyet Tewas Bersamaan Diduga karena Serangan Jantung


"Di sini rata-rata pekerja pabrik, buruh cuci, sopir truk dan jarang ada yang punya mobil pribadi," terangnya.

Atas dasar itulah, keinginannya untuk menyediakan ambulans pun muncul. Di satu keadaan, pernah seorang warganya hendak melahirkan seorang bayi dan mengharuskan wanita tersebut dibawa ke rumah sakit. Tapi tidak memiliki kendaraan untuk mengantarkannya. Mulai saat itulah, membuat tekadnya untuk menyediakan ambulans gratis semakin bulat.

"Pernah ada ibu-ibu yang mau melahirkan, tapi suaminya cuma punya sepeda motor. Jadi terpaksalah calon ayah bayi tersebut mondar mandir cari tetangga yang rela mobilnya dipakai ke rumah sakit buat nolong calon ibu tersebut,” ujarnya lagi.

Di tahun 2015, ia pun membeli sebuah mobil Daihatsu Expass bekas. Dengan modal yang minim, ia sedikit memoles mobil tersebut agar layak dijadikan ambulans. Apa yang ia lakukan ternyata berhasil sesuai dengan apa yang ia niatkan. Secara rutin, mobil tersebut bisa digunakan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.

Baca: Polmed Kerjasama dengan Kabupaten Kota di Sumut Bangun Smart City

Bahkan, ayah dari tujuh anak ini tak segan-segan menjadi sopirnya, setiap hari berkeliling selepas dari jam kerjanya sebagai Kepala Desa hingga larut malam.

Ia berharap agar mobil yang diperuntukkan bagi masyarakat dapat berguna untuk keadaan darurat, semisal warga yang sedang sakit parah atau akan melahirkan.

Saat ditanya, alasan ia rela melakukan ini, ia bilang salah satu keinginannya dalam hidup ini adalah memberi banyak hal yang berguna bagi masyarakat.

“Saya melakukan ini semata-mata untuk melayani masyarakat yang membutuhkan,” ujar Safii.(mag3)

Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help