TribunMedan/
Home »

Video

Video

NEWSVIDEO: Jasa Raharja Beri Santunan Pada Korban Kecelakaan Maut

"Santunan kepada korban tewas atas nama Briptu Dedi Frengki Purba, diterima langsung oleh ahli waris istri yang bersangkutan sebesar Rp 50 juta"

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pascatabrakan maut yang menewaskan dua orang pengendara dan tiga luka berat dipersimpangan Jalan KH Zainul Arifin Medan, Sumatera Utara pada Minggu (10/9/2017), penyidik menetapkan satu orang tersangka atas nama Enrico Benedict Gunawan (19) pengemudi mobil Toyota Avanza.

Tersangka akan dijerat dengan pasal 310 ayat 4 dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp 12 juta rupiah.

Ditemui di Pos Unit Turjawali Satlantas Polrestabes Medan, Kepala Jasa Raharja Cabang Medan, Hidayat mengatakan sejak peristiwa kecelakaan tersebut, pihak Jasa Raharja langsung berkordinasi dengan pihak Kepolisian dan langsung memberikan santunan pada para korban lakalantas.

Baca: Misterius, 12 Monyet Tewas Bersamaan Diduga karena Serangan Jantung

"Santunan kepada korban tewas atas nama Briptu Dedi Frengki Purba, diterima langsung oleh ahli waris istri yang bersangkutan sebesar Rp 50 juta rupiah," kata Hidayat di Satlantas Polrestabes Medan, Selasa (12/9/2017).

"Sementara untuk korban tewas lainnya atas nama Norton Girsang, santunan sebesar Rp 50 Juta rupiah diberikan kepada ahli warisnya yaitu orang tua yang bersangkutan," tambahnya.

Hidayat menuturkan santunan telah disalurkan pada Senin (11/9/2017) kepada ahli waris yang dikirim langsung ke rekening ahli waris.

Setelah dilakukan kordinasi dengan pihak Kepolisian, untuk tiga korban lainnya yang masih menjalani perawatan intensif, juga sudah diberikan santunan sesuai dengan batasan aturan yang berlaku.

"Jadi masing-masing korban diberikan santunan sebesar Rp 20 Juta rupiah untuk perawatan. Namun kita menanggung dalam batasan aturan sesuai dari keuangan," katanya.

"Kedepannya yang jelas saya berharap pada pengendara mematuhi aturan lalulintas, karena nyawa tidak bisa digantikan. Sayangilah keluarga dirumah dan berhati-hatilah di jalan, sehingga apa yang menjadi keselamatan bersama bisa kita lakukan,“ ujarnya.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help