TribunMedan/
Home »

Video

Video

NEWSVIDEO: Lancarkan Arus Lalin, Kasat Lantas Berharap Ini Kepada Pemborong Galian Parit

“Kita bangga dan senang dengan adanya pembangunan supaya tidak ada banjir di kota kita. Namun demikian kita juga imbau pada dinas yang.."

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengerjaan proyek rehabilitasi trotoar dan pembetonan trotoar di seputaran Lapangan Merdeka Medan dan Merdeka Walk berdampak pada penyempitan ruas jalan sehingga berpotensi terciptanya kemacatan arus lalu lintas.

Pantauan Tribun-medan.com, sejumlah pekerja sedang menggali parit besar dan menempatkan tanah-tanah galian di sepanjang pinggiran jalan raya persis di seputaran Lapangan Merdeka depan Stasiun Besar Kereta Api Medan.

Keberadaan sisa tanah galian yang berada dipinggir jalan tersebut, acap kali membuat arus lalu lintas menjadi terganggu dan berpotensi menimbulkan kemacatan arus lalu lintas.

Baca: Miris, Ibu dan Anak Angkat Nyabu Sebelum Pesta S3ks

Untuk mencegah agar tidak terjadi kemacatan arus lalu lintas tersebut, Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman dan sejumlah personil lainnya sibuk mengatur arus lalu lintas.

“Kita bangga dan senang dengan adanya pembangunan supaya tidak ada banjir di kota kita. Namun demikian kita juga imbau pada dinas yang berkepentingan maupun terkait, agar mengangkat segera material yang berada dipinggir jalan karena menghambat arus lalu lintas,“ kata Indra, Selasa (12/9/2017).

"Akibat adanya galian parit ini, menghambat arus lalu lintas dan menyebabkan terjadinya penyempitan jalan. Apalagi didepan galian ini ada Stasiun Kereta Api tempat posisi yang sentral di Kota Medan," tambahnya.

Indra menuturkan seharusnya pemborong proyek secepatnya membuang tanah timbun agar tidak berserak atau melebar ke badan jalan, apalagi di musim hujan seperti sekarang ini.

Dijelaskan Kasat Lantas, sisa tanah material dari galian parit tersebut seharusnya jangan sampai bermalam dan harus segera diangkut dan dibuang ke tempat lain. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas di malam hari dan siang hari, apalagi di seputaran Lapangan Merdeka Medan dan Stasiun Besar Kereta Api merupakan kawasan padat lalulintas.

Selain di daerah seputaran Lapangan Merdeka, proyek yang masuk dalam program pembangunan jalan dan jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Tahun Anggaran 2017 tersebut juga akan dilaksanakan di Jalan Letjen Suprapto, Jalan Sudirman, Jalan Stasiun Kereta Api, Jalan Pemuda dan Jalan KH Zainul Arifin Medan.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help