TribunMedan/
Home »

Sumut

Ratusan Rumah Terendam Banjir, Ini yang Dilakukan BPBD Untuk 243 KK

"Ada ratusan juga kepala keluarga yang menjadi korban banjir saat ini. Yang paling banyak itu ya Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah lah. Yang kami."

Ratusan Rumah Terendam Banjir, Ini yang Dilakukan BPBD Untuk 243 KK
Tribun Medan / HO
Warga Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdangbedagai tampak bertahan di dalam rumah meskipun rumahnya sudah terendam banjir Selasa, (12/9/2017). (Tribun Medan / HO) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, SEIRAMPAH - Sejumlah rumah warga di Kabupaten Serdangbedagai terendam banjir, Selasa (12/9/2017).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdangbedagai mencatat selain di Kecamatan Sei Rampah banjir juga melanda Kecamatan Bandar Klipah dan Dolok Masihul.

"Ada ratusan juga kepala keluarga yang menjadi korban banjir saat ini. Yang paling banyak itu ya Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah lah. Yang kami data ada 243 Kepala Keluarga yang jadi korban,"ujar Kepala BPBD Serdangbedagai Hendri Suharto.

Baca: Ke Korea Selatan, Ketua Apindo Bicara Soal Investasi di Kuala Tanjung dan Sei Mangkei

Disebut selain Desa Sei Rampah juga ada 33 kepala keluarga di Desa Penggalangan yang terendam banjir rumahnya.

Untuk di Kecamatan Bandar Klipah rumah yang terendam banjir ada 31 kepala keluarga di mana tinggal di Desa Bandar Tengah.

Khusus di Kecamatan Dolok Masihul ada 15 kepala keluarga di Desa Martebing, Desa Banten 20 kepala keluarga dan Desa Ras Panjang sebanyak 40 kepala keluarga.

"Pantauan kami itu ya kalau ketinggian air mulai dari 10-30 Cm. Saat ini banyak warga yang masih bertahan di rumahnya untuk sementara. Kalau tenda pengungsian sudah kita buat sih. Selain itu juga kita juga sudah menyalurkan bantuan sembako,"ucap Hendri.

Pantauan tribun-medan.com karena sudah langganan banjir setiap tahun banyak warga Desa Sei Rampah yang sudah merasa biasa dengan keadaan ini.

Meski tanah halaman mereka tidak lagi tampak karena sudah tergenang air namun banyak warga yang memilih berdiam diri untuk tinggal di dalam rumah.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help