TribunMedan/

Dicari Semalaman, Seorang Penyadap Nira Tewas di Bawah Pohon Kelapa

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Ridwan (30), yang sejak malam bersama warga lain mencari-cari keberadaan korban.

Dicari Semalaman, Seorang Penyadap Nira Tewas di Bawah Pohon Kelapa
IST
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com, PURBALINGGA - Nasib nahas menimpa Sarno (55), warga Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga, Jawa Tengah.

Rabu (13/9/2017) pagi, pria paruh baya itu ditemukan tak bernyawa di bawah pohon kelapa di ladangnya sendiri.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Ridwan (30), yang sejak malam bersama warga lain mencari-cari keberadaan korban.

Dari keterangan keluarga, korban pergi dari rumah untuk menyadap nira kelapa sekitar pukul 18.00 WIB. Tak seperti biasanya, korban yang biasanya selalu pulang tepat pukul 21.00 WIB, malam itu tak kunjung sampai di rumah.

"Keluarga minta tolong warga untuk membantu mencari Pak Sarno di kebun, tapi tidak ketemu. Karena malam itu gerimis, jadi pencarian dilanjutkan besok pagi," kata Ridwan.

Upaya warga akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 05.30 WIB, pria yang sehari-hari bekerja menyadap nira itu ditemukan tak bernyawa dengan posisi badan terlentang tepat di bawah pohon kelapa.

Kapolsek Bojongsari, AKP Tri Arjo Irianto yang mendengar kabar tersebut lantas mendatangkan personel ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan tim medis, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban mengalami luka pada kepala dan mulut mengeluarkan darah akibat jatuh dari pohon kelapa.

“Hal ini juga dikuatkan keterangan pihak keluarga jika korban terpeleset karena kondisi cuaca memang sedang gerimis," ujarnya. (Kontributor Purwokerto, M Iqbal Fahmi)

Berita ini telah terbit di Kompas.com dengan judul "Hilang Semalaman, Seorang Penyadap Nira Tewas di Bawah Pohon Kelapa."

Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help