TribunMedan/
Home »

Sumut

Gerebek Judi Ketangkasan, Ini Komentar Kombes Nurfallah

"Sewaktu penangkapan di lokasi kita mengamankan 14 pelaku. Namun, sewaktu pemeriksaan hanya 10 pelaku yang bisa kita kenakan melanggar pasal."

Gerebek Judi Ketangkasan, Ini Komentar Kombes Nurfallah
Tribun Medan / Azis
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Nurfallah didampingi Kasubdit III/Jahtanras AKBP Faisal Napitupulu saat memaparkan tangkapan 10 pelaku judi ketangkasan jenis tembak ikan, Rabu (13/9/2017). (Tribun Medan / Azis) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Subdit III/Jahtanras Polda Sumut mengungkap sindikat judi ketangkasan jenis tembak ikan dan tembak buaya di Game Zone Super Nemo Komplek Stabat City, Jalan Zainal Arifin, Stabat, Langkat, Senin (11/9/2017).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Nurfallah didampingi Kasubdit III/Jahtanras Faisal Napitupulu menjelaskan, penggerebekan ini berdasar adanya informasi masyarakat yang merasa resah adanya lokasi judi yang keral beroperasi di kawasan tersebut.

"Sewaktu penangkapan di lokasi kita mengamankan 14 pelaku. Namun, sewaktu pemeriksaan hanya 10 pelaku yang bisa kita kenakan melanggar pasal. Empat orang lainnya kita pulangkan karena tidak terbukti," kata Nurfallah di Mapolda Sumut, Rabu (13/9/2017).

Baca: Ini Identitas Bandar Sabu Asal Lampung yang Ditembak Mati

Berikut nama-nama pelaku yang diamankan, Hamdani (42) warga Jalan Marelan, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Mega Darnita alias Mega (32) warga Dusun II Pantai Gemi, Khusnul Khairi alias Anol (25) warga Jalan Marelan, Silvia Yuliana (21) warga Jalan Bambuan Stabat, Burhanuddin alias Kojek (46) warga Jalan Zainal Arifin, Saparuddin (47) warga Jalan Jentera, Suparman (55) warga Jalan Zainal Arifin, Wawan Kurnia (39) warga Dusun I Famili Pantai Gemi dan Arif Rianto (27) warga Pasar II Dondong, Langkat.

Dari lokasi judi, polisi mengamankan enam mesin judi tembak ikan, satu vocer game buaya, 308 voucer judi tembak ikan serta uang tunai Rp 23,4 juta.

Para pelaku disangkakan melanggar Pasal 303 Ayat (1) ke (1) KUHPidana dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

(ase/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help