TribunMedan/

Hina Nabi Muhammad, Wiranto Divonis Bersalah: Saya Minta Maaf pada Umat Muslim

Bangun Prima (18) dijatuhi hukuman pidana 16 bulan penjara karena terbukti melakukan penistaan agama.

Hina Nabi Muhammad, Wiranto Divonis Bersalah: Saya Minta Maaf pada Umat Muslim
Ist
Wiranto divonis bersalah karena terbukti melakukan ujaran kebencian 

TRIBUN-MEDAN.com - Wiranto Banjarnahor alias Bangun Prima (18) dijatuhi hukuman pidana 16 bulan penjara karena terbukti melakukan penistaan agama.

Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sindu Hutomo yang sebelumnya menuntut terdakwa 24 bulan penjara.

Mantan Mahasiswa Unimed itu kemudian meminta maaf kepada seluruh umat muslim karena ujaran kebenciannya dinilai telah menyakiti perasaan rekan-rekan hingga civitas akademik Unimed di Ruang Cakra II, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (13/9/2017).

Baca: Anak Gubernur, Tengku Ryan Foto Mesra di Kolam Renang dengan Miss Grand International

Ketua Majelis Hakim Sabarulina Ginting yang menyidangkan perkara ini di Pengadilan Negeri Medan menilai, perbuatan terdakwa yang tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Negeri Medan (Unimed) meresahkan masyarakat dan dapat menimbulkan konflik antar umatberagama di Indonesia.

Cuplikan tulisan terdakwa Wiranto Banjarnahor yang menjadi baranh bukti kasus penodaan agama.
Cuplikan tulisan terdakwa Wiranto Banjarnahor yang menjadi baranh bukti kasus penodaan agama. ()

Meski telah meminta maaf kepada seluruh umat Islam atas perbuatannya lewat pembelaan tertulisnya, namun terdakwa tetap divonis penjara.

"Menjatuhkan vonis pidana penjara kepada terdakwa selama 16 bulan, dipotong selama masa tahanan dan menetapkan agar terdakwa tetap ditahan," kata Sabarulina sambil mengetuk palu seperti yang dikutip Tribun-Medan dari Kompas.com, Rabu (13/9/2017).

Sementara terdakwa, lewat pembelaan yang dibacakannya sendiri mengakui kesalahan yang dilakukannya dan sangat menyesalinya.

Dia meminta majelis hakim meringankan hukumannya agar dirinya dapat melanjutkan kuliah.

Wiranto Banjarnahor saat mendengar pembacaan vonis hukuman dari majelis hakim di Ruang Cakra II, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (13/9/2017). (Tribun Medan / Mustaqim)
Wiranto Banjarnahor saat mendengar pembacaan vonis hukuman dari majelis hakim di Ruang Cakra II, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (13/9/2017). (Tribun Medan / Mustaqim) (Tribun Medan / Mustaqim)

"Saya minta maaf kepada umat muslim, saya mau kuliah lagi...Saya mengakui perbuatan saya dan saya menyesal," katanya lirih.

Halaman
12
Penulis: Fahrizal Fahmi Daulay
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help