TribunMedan/
Home »

Video

Video

NEWSVIDEO: Berawal dari PHK Sampai Ciptakan Miniatur Robot dari Mancis Pemberian Teman

"Asal mulanya setelah PHK hidup saya luntang-lantung mencari kerja ke sana kemari. Jadi ketika berjalan dapat sebuah mancis dipinggir jalan dan.."

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Andre Saputra warga Jalan Gereja, Kelurahan Sei Agul, Kota Medan tidak merasa putus asa pascadirinya di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di satu hotel tempat ia bekerja.

Pria 27 tahun ini memulai kehidupannya yang baru melalui kerajinan tangan unik yang ia ciptakan secara tidak sengaja.

"Asal mulanya setelah PHK hidup saya luntang-lantung mencari kerja ke sana kemari. Jadi ketika berjalan dapat sebuah mancis dipinggir jalan dan saya bawa pulang. Saya berfikir mancis ini bisa dibuat sebagai mainan yang unik," kata Andre, Rabu (13/9/2017).

Andre menuturkan memulai semua kerajinan ini sekitar tiga bulan yang lalu. Untuk bahan-bahan mancis yang dipergunakan membuat miniatur ini, ia mendapatkan dari orang-orang memberikan mancis bekas kepadanya dan ada juga pemberian dari teman-teman dekat.

Baca: Foto Bocah Tertidur Bikin Seleb Cantik Menangis, Janji Akan Borong Sayuran Tiap Hari

Setelah mendapat inspirasi untuk membuat kerajinan unik tersebut. Sesampainya di rumah Andre mulai mencoba untuk membentuk miniatur mainan dari mancis tersebut.

Alat yang digunakan untuk merangkai mancis bekas ini hingga menjadi miniatur, seperti gergaji besi, tang potong sama pisau cutter.

“Dari mancis bekas ini, saya bisa membuat miniatur sepeda motor, pesawat, kapal dan robot. Dari semua bagian mancis ini bisa dipergunakan sebagai bahan untuk membentuk miniatur mainan,“ ujar Andre.

Andre menceritakan proses yang dibutuhkan untuk membuat sebuah mainan hingga menjadi utuh, membutuhkan waktu sekitar satu hingga tiga hari, untuk satu miniatur mainan seperti robot. Namun masalah waktu, semua kembali lagi pada kerumitan untuk membuat sebuah miniatur mainan hingga jadi mainan.

“Kalau cara buat, biasa saya sambil duduk-duduk santau dan berfikir apa yang mau saya buat. Awalnya saya bisa membuat miniatur seperti sepeda motor, hingga berkembang bisa buat kapal, pesawat dan robot,“ kata Andre.

“Untuk harga saya biasa jual dari kisaran Rp 50 ribu hingga yang termahal Rp 500 ribu rupiah. Yang membuat robot mahal harganya, karena pembuatannya yang rumit dan memakan waktu yang lama untuk menggabung-gabungkan kepala mancisnya,“ jelas Andre.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help