TribunMedan/
Home »

Video

Video

NEWSVIDEO: Kepolisian Segera Selidiki Kasus Pelanggaran Hukum Penerimaan Siswa Siluman

Rina Ginting mengaku, pihaknya tetap mengikuti terus perkembangan penerimaan siswa ilegal. Polrestabes Medan telah membentuk tim untuk menyelidiki pel

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, menegaskan pihaknya akan menyelidiki pelanggaran hukum yang terjadi pada penerimaan siswa ‘siluman’ SMA sederajat.

“Pelanggaran hukum itu seperti tindak pidana suap (gratifikasi) ataupun pungutan liar (pungli),” kata Rina di Polda Sumut, Rabu (12/9/2017).

Baca: Seluruh Biaya Siswa Tertabrak Mobil Tahanan Ditanggung Kepala Rutan

Dijelaskan, jika terbukti telah terjadi tindak pidana suap dalam proses penerimaan ratusan siswa siluman di SMAN 2 dan SMAN 13 Medan, maka pemberi dan penerimanya akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Namun, jika terbukti pungli, maka yang diproses hukum hanya yang meminta,” terangnya.

Rina Ginting mengaku, pihaknya tetap mengikuti terus perkembangan penerimaan siswa ilegal. Polrestabes Medan telah membentuk tim untuk menyelidiki pelanggaran hukum tersebut.

Menurut Rina, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut telah memfasilitasi siswa bermasalah untuk pindah sekolah. Kepolisian siap membantu melakukan pendataan.

"Kalau memang Polri dibutuhkan untuk membantu melakukan pendataan disekolah-sekolah yang ada siswanya masuk secara ilegal, kami akan membantu untuk melakukan pendataan dan tentu mendorong pihak-pihak terkait memindahkan siswa ini ke sekolah-sekolah tujuan,“ ujar Rina.

“Bagaimanapun siswa-siswa ini adalah masa depan bangsa kita. Tidak boleh mereka terlalu lama terlunta-lunta tidak punya kepastian. Tentu secara psikis mereka mengalami tekanan yang luar biasa,“ tambahnya.

Sebelumnya, terdata ratusan pelajar disebut siswa siluman dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran (TA) 2016/2017 di SMAN 2 Medan dan SMAN 13 Medan.

Adanya isu dugaan mereka dimasukkan melalui jalur ilegal dengan tidak mengikuti ujian PPDB, dan isu pungli dan suap. Polrestabes Medan sudah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan dibeberapa sekolah yang bermasalah.

“Kalau nanti ditemukan pelanggaran hukum, akan dilakukan upaya-upaya penegakan hukum. Kita komit untuk mendukung program pemerintah khususnya dibidang pendidikan bahwa tidak ada pelanggaran hukum disana,“ katanya.

“Jangan dari sejak muda anak-anak ini sudah dimasukkan dalam lingkaran upaya-upaya untuk memasukkan dengan jalur-jalur yang melanggar hukum. Sampai nanti mereka besar akan terbisa dengan hal-hal seperti itu,“ Pungkas Rina.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help