TribunMedan/
Home »

Sumut

Orangtua Siswa Menganalogikan Kelas Ilegal dengan Anak Diluar Nikah

"Ini legal, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Dan kami sangat menuntut kalau siswa-siswa ini dikeluarkan"

Orangtua Siswa Menganalogikan Kelas Ilegal dengan Anak Diluar Nikah
Tribun Medan / Nanda
Eddianto (kiri) dan Fitrah, dua di antara sejumlah orangtua siswa kelas ilegal di SMA Negeri 2 Medan saat menggelar temu pers di kawasan SMA Negeri 2 Medan, Rabu (13/9/2017). (Tribun Medan / Nanda) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Orangtua siswa kelas ilegal SMA Negeri 2 Medan Dr Eddianto menganalogikan persoalan peserta didik ilegal di sekolah tersebut dengan anak yang lahir diluar nikah.

Menurut dia, seorang anak tidak akan diusir dari bumi meski lahir dari hubungan di luar nikah. Menurutnya, begitu juga dengan peserta didik kelas ilegal di SMA Negeri 2 Medan.

"Ini legal, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Dan kami sangat menuntut kalau siswa-siswa ini dikeluarkan. Sebagaimana filosofi tadi, tidak mungkin seorang anak yang lahir di dunia ini dari hubungan yang tidak sah harus kita bunuh," kata di sekitar kawasan SMA Negeri 2 Medan, Rabu (13/9/2017).

Baca: Ulang Tahun ke-61, Asuransi Ini Beri Hadiah untuk Pelanggan

Eddi yang berprofesi sebagai dosen ini mengklaim anaknya peserta didik yang legal meski masuk ke SMA Negeri 2 Medan tanpa melalui PPBD Online.

Alasan dia, keluarganya berdomisili tak jauh dari lokasi sekolah tersebut.

Bahkan, ia menyalahkan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Arsyad Lubis atas persoalan ini. Ia juga menyalahkan Inspektorat Sumut yang merekomendasikan agar seluruh peserta didik ilegal di SMA Negeri 2 Medan dipindah ke sekolah swasta.

"Ini terjadi karena Kepala Dinas Pendidikan Sumut tidak paham dunia pendidikan," kata dia.

(nan/tribun-medan.com)

Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help