TribunMedan/
Home »

Sumut

Polda Akan Tindak Tegas Pelanggaran Sehingga Muncul 'Siswa Siluman'

"Pelanggaran hukum itu seperti tindak pidana suap (gratifikasi) ataupun pungutan liar (pungli) merupakan pidana,"

Polda Akan Tindak Tegas Pelanggaran Sehingga Muncul 'Siswa Siluman'
Tribun Medan / Joseph
Kabid Humas Polda Sumut, Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menegaskan akan menindak tegas perihal munculnya dugaan pelanggaran hukum "siswa siluman" pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA/Sederajat Kota Medan tahun ajaran 2017.

Mencuatnya "siswa siluman" ini berdasar temuan Ombudsman Perwakilan Sumut sebanyak 180 di SMAN 2 Medan dan 72 siswa di SMAN 13 Medan.

"Pelanggaran hukum itu seperti tindak pidana suap (gratifikasi) ataupun pungutan liar (pungli) merupakan pidana," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, Rabu (13/9/2017).

Baca: Ancaman Orangtua Siswa Siluman Apabila Anaknya Tak Kunjung Diterima

Ia menjelaskan, jika nantinya temuan di SMAN 2 dan SMAN 13 Medan terjadi pelanggaran tindak pidana suap saat proses memasukkan "siswa siluman", maka pemberi dan penerima layak dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yanh berlaku.

"Kalau adanya praktik suap saat penerimaan siswa, pemberi dan penerima kita beri sanksi pidana.Namun, jika terbukti pungli, maka yang diproses hukum hanya yang meminta," ucapnya.

Sebagai tindak lanjut temuan "siswa siluman", tambah Rina, Polda Sumut terus melakukan penyelidikan, yakni Polrestabes Medan telah membentuk tim mencari pelanggaran tersebut.

Rina mengaku, pihaknya tetap mengikuti terus perkembangan penerimaan siswa ilegal. Polrestabes Medan telah membentuk tim untuk menyelidiki pelanggaran hukum tersebut.

"Polri siap membantu mendorong pihak terkait memindahkan siswa bermasalah ke sekolah tujuan," ujar Rina.

(ase/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help