TribunMedan/

Seorang SPG Bunuh Diri, Pemilik Indekos Pusing Takut Hal Ini Terjadi

Mangapul Sijabat (55) pemilik indekos di Jalan Kapten Muslim, Gang Sepakat, Helvetia hanya bisa geleng-geleng kepala setelah mengetahui anak kosnya, Y

Seorang SPG Bunuh Diri, Pemilik Indekos Pusing Takut Hal Ini Terjadi
Tribun Medan/Array
Petugas mengevakuasi jenazah SPG Maju Bersama bernama Yuliarta Nababan, yang nekat bunuh diri di rumah kosnya, Rabu (13/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Mangapul Sijabat (55) pemilik indekos di Jalan Kapten Muslim, Gang Sepakat, Helvetia hanya bisa geleng-geleng kepala setelah mengetahui anak kosnya, Yuliarta Nababan (21) bunuh diri di dapur.

Saat diwawancarai Tribun, Mangapul yang mengenakan stelan kemeja putih berulangkali menghela nafas.

"Saya pun pusing ini kalau sudah begini. Bagaimana kami gak pusing, hilanglah omset kos-kosan," ungkap Mangapul, Rabu (13/9/2017).

Baca: Diduga Akibat Persoalan Asmara, SPG Swalayan Gantung Diri di Dapur

Ia mengatakan, berita bunuh diri ini tentu akan beredar luas di kalangan para pencari kos. Dengan begitu, tak kan ada lagi anak kos yang mau tinggal di tempatnya.

"Kenapa lah dia bunuh diri di sini. Pasti cerita ini sampai kemana-mana, apalagi banyak di sini yang sama-sama punya kos," ungkapnya.

Selepas berbincang dengan Tribun, Mangapul pamit untuk pergi ke Polsek Helvetia. Ia turut dipanggil guna dimintai keterangannya terkait kasus bunuh diri ini.

Dari dalam rumah Mangapul, polisi mengamankan kursi kayu yang diduga digunakan korban untuk bunuh diri. Ada beberapa helai pakaian dan tali yang ikut diamankan.(*)

Penulis: Array A Argus
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help