TribunMedan/

Takut Ketahuan, Mahasiswi di Yogyakarta Ini Sembunyikan Bayinya di Lemari hingga Meninggal

Saat dimintai keterangan, IUJ mengaku usia kandungannya sudah 7 bulan. Dia sempat meminum obat penggugur kandungan yang dibeli secara online.

Takut Ketahuan, Mahasiswi di Yogyakarta Ini Sembunyikan Bayinya di Lemari hingga Meninggal
Ilustrasi 

"Penjaga kos kembali curiga lalu mengajak warga untuk menunggu di depan kamar IUJ. Ketika kembali, IUJ lalu didesak pertanyaan dan akhirnya mengaku baru saja melahirkan," tuturnya.

Kepada warga dan penjaga kos, sambung Heru, IUJ mengaku telah melahirkan dan bayi yang dilahirkannya disimpan di dalam lemari.

"Bayi yang baru di lahirkan itu dibungkus handuk, dimasukkan dalam tas, dan disimpan di dalam lemari," tuturnya.

Di hadapan warga, IUJ membuka lemari dan menunjukkan bayi yang dibungkus handuk.

Bayi tersebut saat diperlihatkan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Saat ditunjukan ke warga dan penjaga kos, kondisi bayinya sudah meninggal. Bayi yang dilahirkan berjenis kelamin perempuan," ucapnya.

Melihat kejadian itu, warga melaporkannya ke polisi.

Saat itu pula, polisi mendatangi kosan IUJ.

"Saat dimintai keterangan, IUJ mengaku usia kandungannya sudah 7 bulan. Dia sempat meminum obat penggugur kandungan yang dibeli secara online. Saat melahirkan pengakuanya bayinya masih hidup," bebernya.

Heru menambahkan, IUJ membungkus dan memasukkan bayi yang dilahirkannya ke dalam lemari karena malu dan takut ketahuan.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help