TribunMedan/

Tembok Taman Bunga Siantar Dirobohkan, Akan Diubah Jadi Seperti Ini

Suasana Taman Bunga Kota Pematangsiantar yang biasanya tertutup tembok dan pagar besi kini tampak berbeda. Sekeliling tembok pagar besi tampak diroboh

Tembok Taman Bunga Siantar Dirobohkan, Akan Diubah Jadi Seperti Ini
Tribun Medan/Dedy
Tembok pagar besi Taman Bunga Siantar tampak dirobohkan pekerja dari Dinas Tarukim, Rabu (13/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Suasana Taman Bunga Kota Pematangsiantar yang biasanya tertutup tembok dan pagar besi kini tampak berbeda. Sekeliling tembok pagar besi tampak dirobohkan sejumlah pekerja bangunan, Rabu (13/9/2017).

Berada di pusat kota, suasana taman bunga menjadi lebih terang dan terbuka, bisa dilihat dari jalan lintas kota. Suasana pohon rindang dan rest area di dalam taman masih dipertahankan.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim), Reinward Simanjuntak dikonfirmasi membenarkan bahwa para pekerja di lokasi taman bunga bagian dari tanggungjawab pihaknya. Para pekerja saat ini memulai renovasi beranggaran Rp 2 miliar, dimulai dari perobohan pagar.

Baca: Taman Bunga Siantar Akan Disulap Menjadi Seperti Ini

"Taman Bunga mau dirobohkan semua sekeliling pagarnya. Jadi akan dibuat terbuka. Namanya juga RTH Terbuka, Ruang Taman Hijau Terbuka. Untuk pohon-pohonnya akan tetap dipelihara," kata Reinward Simanjuntak.

Dijelaskan Reinward, nantinya trotoar juga akan ditertibkan lebih ke dalam taman untuk pelebaran jalan raya. Para pedagang ilegal nantinya juga akan diberikan imbauan terkait aktifitas di dalam area Taman Bunga.

Selain itu sejumlah fasilitas taman juga sedang dalam pengerjaan, baik sarana olahraga dan refreshing.

Baca: Robert Janji Tuntaskan Penertiban Pedagang Taman Bunga

Dini Putri warga yang sedang melintas berjalan kaki di sekitar taman bunga mengatakan bahwa renovasi dibukanya pagar taman lebih bagus dari sebelumny.

Diakuinya suasana taman bisa dinikmati para pengendara motor dan suasana kota jadi lebih terang.

"Kalau dilihat ya ini masih berserakan batu-batu dan pagarnya. Tapi kalau emang dirapikan setelah dihilangkan pembatasnya ya bagus, kota Siantar jadi lebih terang. Yang melintas naik kereta dan mobil jadi bisa lihat taman tanpa harus masuk dan berhenti. Ya bagus juga lah dibuka pagarnya, biar taman gak disalahgunakan di malam hari," jelasnya.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help