TribunMedan/
Home »

Video

VIDEO

Tonton Video Kepiawaian Pandai Sikek Menenun Songket

Masing-masing daerah di Indonesia memiliki ciri khas produk tekstil tradisional. Satu dari kerajinan tangan yang beragam itu yakni Pandai Singkek.

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Masing-masing daerah di Indonesia memiliki ciri khas produk tekstil tradisional. Satu dari kerajinan tangan yang beragam itu yakni Pandai Sikek.

Pengrajin sikek asli Sumatera Barat, Ridarwati (54), terlihat piawai dalam mengerjakan tenun sikek buatannya.

Helai perhelai benang dia rajut menjadi cikal bakal songket, pada acara festival Festival Pasatuan Induak Bareh Minangkabau di Ranah Minang Basamo Pasatuan Induak Bareh, di Adhigara Room Raz Hotel & Convention Medan, Jalan Dr Mansyur, Rabu (13/9/2017).

Saat dihampiri, dia sedang mengerjakan songket berjenis "Baca Tua". 950 helai benang itu akan ia selesaikan menjadi sebuah karya.

Baca: KEREN! Ada Atraksi Pendekar Silek Padang Pada Festival Pasatuan Induak Bareh Minangkabau

Mengerjakan tenunan songket jenis  hingga selesai, disebutkannya bisa  Semakim rumit motifnya, maka semakinlama pengerjaannya.

Kata Ridarwati, mengerjakan songket motif "Baca Tua" bisa diselesaikan dalam sampai 20 hari jika rutin dilakukan. Songket ini berdiameter dengan panjang 170 Cm dan lebar 30 Cm.

Baca: Pasatuan Induak Bareh Gelar Festival Budaya Minang di Medan, Begini Keseruannya

Secara singkat ia menjelaskan cara pengerjaan tenun songket. Benang yang ada pada turak dimasukkan diantarai helai benang, lalu sepotong bambu yang biasa disebut "injak-injak" dan posisinya berada di bagian bawah alat tenun diinjak.

Kemudian benang ditarik dengan suri yang menyerupaisisir di atas permukaan objek yang dikerjakan.(*)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help