TribunMedan/

Asri Welas Curiga Bayinya yang Derita Katarak Terkena Virus saat di Jepang

Anaknya sudah menjalani dua kali operasi dalam satu bulan pada kedua matanya yang menderita penyakit katarak.

Asri Welas Curiga Bayinya yang Derita Katarak Terkena Virus saat di Jepang
Instagram/asri_welas
Anak Asri Welas, Rayyan Gibran Ibrahim. 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA-Artis peran Asri Welas mengungkapkan penyebab putera keduanya, Rayyan Gibran Ridharaharja atau Ibran menderita katarak.

"Rubela, tokso bukan penyebab Ibran alami katarak. Dari gen juga enggak ada. Terakhir adalah metabolik, yaitu dari ASI," kata Asri saat ditemui di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (14/9/2017).

"Kalau kita (ibu-ibu) menyusui kebanyakan gula masuk ke anak bisa kena ke mata. Kebanyakan protein juga ngefek ke anak tapi untuk lebih jelasnya, tanya dokter," sambungnya.

Bintang film Cek Toko Sebelah itu juga menduga sang putera terinfeksi virus dari Jepang. Pada bulan Juni lalu Asri memboyong keluarganya berlibur kesana.

"Belum tahu juga apa karena virus dari Jepang. Memang di sana lagi banyak virus," imbuhnya.

 Diketahui Ibran sudah menjalani dua kali operasi dalam satu bulan pada kedua matanya yang menderita penyakit katarak.

"Dalam sebulan dia melakukan operasi dua kali, itu yang bikin dia nge-drop. Darah merah lebih rendah dari darah putih," lanjutnya.

Bahkan Ibran juga harus melakukan transfusi darah hingga dua kali, lantaran sempat mengalami pembengkakan ditangannya.

"Kemarin kenapa dua kali, karena pagi mau transfusi baru 3 cc lengannya biru, dokter bilang stop. Darah yang dibuka sudah enggak bisa dipakai lagi, jadi kita nunggu, donor akhirnya dapat lagi sore, sampai jam 7 malam," ujar Asri.

Namun akhirnya Ibran bisa melihat kembali dengan bantuan kacamata. "Alhamdulillah, anakku akhirnya bisa melihat. Tapi pakai kacamata plus 16, tebal banget," pungkas Asri. (Ira Gita Natalia Sembiring)

Berita ini telah terbit di Kompas.com dengan judul "Asri Welas Ungkap Penyebab Anaknya Menderita Katarak."

Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help