TribunMedan/

Kembangkan Kerajinan Ulos dan Tukang Steling, BRI Sediakan Pembiayaan Bisnis Pelaku UMKM

BRI pun menggelar seminar profil bisnis mikro, usaha kerajinan ulos dan usaha tukang steling. Acara ini digelar di ruangan diponegoro Hotel Polonia Me

Kembangkan Kerajinan Ulos dan Tukang Steling, BRI Sediakan Pembiayaan Bisnis Pelaku UMKM
Tribun Medan/Ryan
Head of Campus BRI Medan, Joko Basuki Rahmad (kanan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Ulos merupakan kain tenun khas Batak berbentuk selendang, yang merupakan benda sakral serta simbol restu, kasih sayang dan persatuan bagi budaya Batak.

Dewasa ini, pengrajin ulos semakin susah ditemui, maka dari itu pemerintah pun menggalakkan pelaku UMKM yang fokus menenun ulos.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) pun tidak ketinggalan momen, untuk turut membantu pengembangan bisnis pelaku UMKM.

BRI pun menggelar seminar profil bisnis mikro, usaha kerajinan ulos dan usaha tukang steling. Acara ini digelar di ruangan diponegoro Hotel Polonia Medan, Kamis (14/9/2017).

Baca: Bank BRI Dukung Kemensos Salurkan Bantuan Sosial Non Tunai

Head of Campus BRI Medan, Joko Basuki Rahmad mengatakan, pihaknya ingin berkontribusi di setiap daerah dalam mengembangkan bisninls UMKM.

"Kami mendukung unit kerja di wilayah unit kampus, untuk membuat kegiatan yang relevan. Untuk Sumut, kenapa kita memilih ulos, karena ini identik, dan ciri khas budaya Batak. Ini merupakan bisnis kreatif dan dangat potensial," ujarnya.

Disampaikannya, pihaknya sengaja memilih fokus pada kerjinan ulos dan tukang steling. Terkhusus untuk tukang steling, setiap daerah tidak lepas dari usaha ini, dan hampir semua daerah ditemukan tukang steling.

Baca: Berikan I Unit Honda Mobilio, Bank BRI Gelar Undian Simpedes

"Maka ini perlu dibahas, agar pejjabat kreatif BRI tahu persis bisnis ini seperti apa, agar bisa memigitasi risiko yang ada. Tukang syeling, hampir di semua daerah ada. Memang belum banyak digarap di Sumut. Makanya kita datangkan juga pelaku bisnis yang bukan nasabah, dan harapannya nanti bisa juga menjadi nasabah," ungkapnya.

Selain pejabat kreatif BRI, pada acara ini sebanyak 22 pelaku UMKM dari pengrajin ulos dan tukang stelling diundang. Pada kesempatan ini pihak BRI pun bisa langsung berinteraksi dengan calon nasabah, sehingga ke depannya dapat meringankan beban pelaku bisnis UMKM, dengan penyediaan kredit BRI.

"Yang disiapkan BRI, banyak. Ada ritel dan ada juga UMKM. Tegantung pengusaha sendiri, untuk ritel 200 juta ke atas bisa didapatkan untuk kebutuhan modalnya, nah yang kita sasar di bawah 200 juta, yaitu untuk UMKM," ucapnya.

Adapun syarat untuk pengurusan pinjaman di BRI sangat mudah, untuk Kredit Usaha Rakyat, cukup dengan KTP, KK dan surat keterangan usaha. Adapun bunga yang diberikan hanya 9 persen per tahun.(*)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help