TribunMedan/

Rekannya Duel dan Bacok Polisi, Satu Begal Lanjut Kabur dengan Motor Curian

Kepolisian hingga kini masih berupaya melakukan pendalaman penyidikan kepada kedua tersangka untuk mengetahui lebih jauh sepak terjangnya.

Rekannya Duel dan Bacok Polisi, Satu Begal Lanjut Kabur dengan Motor Curian
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com, KEDIRI -

Samsul (42) dan Sukaji (47), anggota kawanan pencuri motor yang melakukan perlawanan dengan membacok dua anggota Polres Nganjuk, Jawa Timur, sudah kerap terlibat kejahatan.

Dari penyidikan yang dilakukan Polres Nganjuk, keduanya sudah terlibat dalam 9 kejahatan pencurian motor. Tujuh pencurian mereka lakukan di wilayah Nganjuk dan sisanya ada di wilayah Jombang.

Pencurian terakhir mereka lakukan terhadap motor honda Beat dengan nopol S 4475 RE milik Huda di pasar yang ada di Dusun Wates, Baron, Selasa (12/9/2017).

Baca: Hadiri Pernikahan Pasangan Homos3ks, Anggota Parlemen Dipaksa Mundur

"Motor matic curian itu sempat dibawa kabur ke Pasuruan," ujar Ipda Trubus, Paur Subbag Humas Polres Nganjuk, Kamis (14/9/2017).

Kepolisian hingga kini masih berupaya melakukan pendalaman penyidikan kepada kedua tersangka untuk mengetahui lebih jauh sepak terjangnya.

Sebelumnya diberitakan, dua petugas mengalami luka akibat duel dengan begal motor Samsul dan Sukaji. Duel itu terjadi saat petugas mendapat perlawanan dari kedua begal itu dengan celurit di Simpang Empat Kertosono, Selasa (12/9/2017).

Saat duel berlangsung, salah satu begal sempat melarikan diri sembari membawa kabur motor hasil curiannya. Duel itu berakhir dengan kemenangan di pihak petugas dan bahkan begal yang sempat kabur ke wilayah Pasuruan juga berhasil ditangkap.

Dari penangkapan kedua begal itu, petugas mengamankan 5 buah kunci T, 2 buah celurit, dua unit motor, serta jimat. Keduanya pun akhirnya dapat dibekuk dan dihadiahi timah panas pada kakinya.

Mereka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam. (*)

Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help