TribunMedan/

Rekrut Jaksa dan Pengawal Tahanan, Kejagung Buka Lowongan untuk 1.000 CPNS

Kejaksaan Agung memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk mengisi 1.000 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lowong.

Rekrut Jaksa dan Pengawal Tahanan, Kejagung Buka Lowongan untuk 1.000 CPNS
DIAN MAHARANI
Gedung Kejaksaan Agung RI, Jalan Hasanudin, Jakarta Selatan. 

TRIBUN-MEDAN.com-Kejaksaan Agung memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk mengisi 1.000 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lowong di instansi tersebut.

Dikutip dari http://setkab.go.id, Jaksa Agung Muda Pembinaan selaku Ketua Panita Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Agung Bambang Waluyo, dalam pengumumannya 5 September 2017 lalu menyebutkan, jabatan yang tersedia dalam rekrutmen kali ini adalah: a. Jaksa sebanyak 700 formasi; b. Pengolah Data Perkara dan Putusan 70 formasi; c. Pranata Barang Bukti 70 formasi; dan d. Pengawal Tahanan/Narapidan 160 formasi.

“Selain Jaksa yang mensyaratkan lulusan Strata Satu (S1) Hukum, untuk jabatan lain adalah Diploma Tiga (D3) Ilmu Komputer/Tehnik Informatika/Manajemen Informatika/Ilmu Administrasi/Manajemen, dan SLTA dan Sederajat (untuk Penjaga Tahanan/Narapidana),” jelas Bambang.

Dari 1.000 formasi CPNS yang lowong, menurut Bambang, sebanyak 105 formasi dialokasikan untuk lulusan terbaik atau Cumlaude, 7 formasi untuk putra-putri Papua dan Papua Barat, dan sisanya sebanyak 888 formasi disediakan untuk pelamar umum.

“Alokasi penempatan formasi secara lengkap dapat dilihat di: http://rekrutmen.kejaksaan.go.id,” kata Bambang.

Bebas Narkoba dan Belum Menikah

Ditegaskan oleh Ketua Panita Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Agung itu, para peserta yang berminat mengisi formasi di Kejaksaan Agung harus memenuhi persyaratan umum, di antaranya bebas narkoba dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau Negara lain.

Adapun untuk pelamar lulusan D3 ada persyaratan khusus, yaitu: belum menikah dan bersedia tidak akan menikah sampai diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan bagi pria dan wanita tidak bertato/bekas tato dan tindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain di telinga.

“Pelamar harus mendaftar pada laman http://sscn.bkn.go.id untuk mendapatkan users dan pasword dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kepala Keluarga (KK) atau Nomor Kartu Keluarga (KK) untuk selanjutnya masuk pada laman selanjutnya http://rekrutmen.kejaksaan.go.id,” terang Bambang.

Pendaftaran dibuka pada 11-25 September, selanjutnya bagi yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya, yaitu Seleksi Kemampuan Dasar (SKD), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Halaman
1234
Editor: Liston Damanik
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help