TribunMedan/

Saat Rekosntruksi Pembunuhan Berlangsung, Tiba-tiba Beberapa Perempuan Berteriak Histeris

Dari informasi diperoleh Tribun, awalnya Unit Pidana Umum Satreskrim Polrestabes Medan menggelar rekontruksi pembunuhan Nurma beru Surbakti (58).

Saat Rekosntruksi Pembunuhan Berlangsung, Tiba-tiba Beberapa Perempuan Berteriak Histeris
Tribun Medan/Array
Keluarga korban pembunuhan sempat histeris saat rekontruksi berlangsung di Polrestabes Medan, Kamis (14/9/2017). Diduga, keluarga kesal saat melihat wajah pelaku 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Suasana hening di Polrestabes Medan mendadak heboh, Kamis (14/9/2017) siang. Beberapa wanita teriak-teriak di depan piket Satreskrim Polrestabes Medan saat menyaksikan jalannya rekontruksi pembunuhan.

Dari informasi diperoleh Tribun, awalnya Unit Pidana Umum Satreskrim Polrestabes Medan menggelar rekontruksi pembunuhan Nurma beru Surbakti (58).

Saat tersangka berinisial MS (21) memperagakan aksi pembunuhan, disitulah keluarga korban mengamuk.

Baca: Diduga Aniaya Pembantu hingga Lebam-lebam, Ratusan Orang Datang Lakukan Ini pada Rosni

"Saya dengar keluarga korban enggak terima. Tapi saya kurang paham lantaran mereka bahasa Karo," kata Hedi (26), salah satu pengunjung yang tengah menemani rekannya membuat SKCK.

Ia mengatakan, sejumlah perempuan tiba-tiba saja teriak dari dalam piket Satreskrim. Dirinya pun mengecek apa yang terjadi.

"Pas saya sampai sini, keluarga korbannya sudah keluar dari ruang piket. Mereka enggak ada yang mau ngomong," ungkap pria berkaos hitam tersebut.

Baca: Savita Linda Tak Hadir, Sidang Tuntutan Kasus Penggelapan dan Penipuan Rp 15,3 Miliar Ditunda

Dari pantauan Tribun, dua petugas Sabhara terpaksa turun tangan. Penyidik Satreskrim juga berusaha menenangkan keluarga korban pembunuhan, sembari meminta mereka untuk pulang.

Beberapa orang yang coba diwawancarai Tribun enggan berkomentar. Mereka pergi meninggalkan halaman Polrestabes Medan.

Sebelumnya, mendiang Nurma beru Surbakti ditemukan membusuk di kolam lele belakang rumahnya Jalan Bunga Rampai, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan Senin (4/9/2017) pagi.

Diduga, Nurma dibunuh oleh pekerja bengkel berinisial MS.(*)

Penulis: Array A Argus
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help