TribunMedan/

OTT Bupati Batubara

Sebelum Tangkap Bupati OK Arya, KPK Sempat Menunggu di Bawah Pohon, Begini Kronologinya

Tujuh orang, termasuk Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari rumah dinas Bupati yang berlokasi Itam Ulu, Kecamata

Sebelum Tangkap Bupati OK Arya, KPK Sempat Menunggu di Bawah Pohon, Begini Kronologinya
(Tribun-Medan.com/Indra Gunawan)
Bupati Batubara (Sumatera Utara) OK Arya Zulkarnaen diawasi penyidik KPK saat berada di Bandara Kualanamu menuju Jakarta, Rabu (13/9/2017) malam. OK Arya bersama enam orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinas bupati di Tanah Itam Ulu, Kecamatan Lima Puluh, Batubara, Sumut, Rabu siang. (Tribun-Medan.com/Indra Gunawan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, LIMAPULUH - Tujuh orang, termasuk Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari rumah dinas Bupati yang berlokasi Itam Ulu, Kecamatan Lima Puluh, Batrubara, Rabu (13/9/2017) malam.

Pihak KPK datang dengan satu unit mobil berjumlah sekitar tiga orang tanpa didampingi pihak aparat kepolisian.

Pegawai Humas Pemkab Batubara, Cecep mengaku menyaksikan bagaimana KPK awalnya datang ke kantor dinas Bupati di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Baca: Kena OTT Bersama Pengusaha, Bupati OK Arya Kelihatan Linglung dan Lakukan Hal Aneh Ini

Diceritakan Cecep, Bupati diamankan KPK diduga hasil pengembangan enam orang melakukan transaksi di Medan dugaan korupsi anggaran Pemkab terkait rabat beton atau jalan.

Bupati dibawa KPK tanpa sepengetahuan beberapa PNS yang berada di sekitar lokasi penangkapan, ruang kerja bupati Jalan Perintis Kemerdekaan. Bahkan KPK sempat menunggu di bawah pohon di depan kantor dinas bupati. Tak lama KPK pun keluar bersama bupati masuk ke dalam mobil dan pergi ke arah rumah dinas di Itam Ulu Kecamatan Limapulih.

Baca: Sahabat Bupati Batubara Bercerita OK Arya Ingin Habiskan Masa Tua Seperti Ini

"Enggak ada yang tahu KPK datang. Ada emang ku lihat orang KPK itu duduk-duduk di bawah pohon. Gak berapa lama masuk ke dalam dan memebawa bupati ke mobil mereka. Penangkapan Bapak Bupati dugaannya hasil pengembangan. Duluan ditangkap yang enam orang di Medan. Semalam enggak ada yang tahu itu KPK yang datang dan bawa Bupati. 15 menit ku tinggal dah dibawa bapak bupati," ujar Cecep, Kamis (14/9/2017)

Informasi beredar enam orang yang diamankan bersama bupati OK Arya Zulkarnaen, di antaranya Sujendi (Sopir Bupati), Maringan Situmorang, pengusaha (Direktur PT Tiga Dimensi Karya Kontruksi), Helman (Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Batubar), Saiful (Pengusaha), Adam Sopian dan diduga Hairil (Direktur RSUD Batubara).

Halaman
1234
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help