Mabuk, Kawanan Preman Aniaya dan Rampas Pistol Polisi, Ini yang Terjadi Selanjutnya

Brigadir Melky Tampubolon, petugas Bhabinkamtibmas Polsek Kutalimbaru luka-luka dihajar lima orang preman yang tengah mabuk tuak.

Mabuk, Kawanan Preman Aniaya dan Rampas Pistol Polisi, Ini yang Terjadi Selanjutnya
Tribun Medan/Array
Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu memperlihatkan lima preman yang menganiaya dan merebut senjata api anggotanya, Jumat (15/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Brigadir Melky Tampubolon, petugas Bhabinkamtibmas Polsek Kutalimbaru luka-luka dihajar lima orang preman yang tengah mabuk tuak.

Tak hanya menganiaya petugas, lima orang preman yang kerap memeras warga ini juga merampas pistol Brigadir Melky.

"Sebelum dianiaya para preman ini, anggota saya tengah mendampingi perangkat desa membagi-bagikan beras dari pemerintah di Dusun Namoriah. Usai bertugas, saudara Melky bersama pemerintah desa berencana kembali ke tempat kerja masing-masing," kata Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu, Jumat (15/9/2017).

Baca: Rekannya Duel dan Bacok Polisi, Satu Begal Lanjut Kabur dengan Motor Curian

Karena kelelahan, Brigadir Melky dan aparat desa istirahat di satu warung yang ada di Desa Bintang Meriah, Kecamatan Pancur Batu. Ketika tengah meminum kopi, salah satu dari lima pelaku malah memeras seorang pengunjung bernama Robinson Ginting.

"Saksi Robinson bilang ia tidak punya uang. Ketika anggota bersama saksi masuk ke dalam mobil Daihatsu Zebra BK 8316 DM, para preman ini lantas memecahkan kaca mobil," kata mantan Kanit Reskrim Polsek Delitua ini.

Kesal dengan perbuatan pelaku, Melky keluar dari mobil. Namun, Melky justru diserang dan dianiaya bertubi-tubi oleh para pelaku, dan senjata apinya dirampas.

Baca: Minta Polisi Diikat di Pohon Pisang via Facebook, Siswa SMK Ini Langsung Ditangkap

"Setelah kejadian, saya perintahkan semua anggota untuk mencari preman-preman ini. Berkat kerjasama tim, kelimanya sudah kami amankan," kata Martualesi.

Adapun kelima pelaku itu masing-masing Budiman Sembiring (18), Triyadi Bangun (20), Adenta Sembiring (21), Rudi Ferdinand Ketaren (28) dan Dandi Bangun (20). Sekarang ini kelimanya sudah diproses di Polsek Kutalimbaru.(*)

Penulis: ArgusA
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved