TribunMedan/

Mengapa Yamaha NMAX Sudah Ada Sekennya?

Di beberapa diler motor bekas, NMAX jadi bintang jualan. Apa saja alasan pemilik NMAX ini coba menjual motornya?

Mengapa Yamaha NMAX Sudah Ada Sekennya?
Febri Ardani/Otomania
Yamaha NMAX edisi terbatas dari Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI). 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA-Tingginya permintaan skutik Yamaha NMAX membuat calon konsumen harus masuk ke daftar inden. Bagi yang tidak sabar menunggu, pasar motor bekas bisa jadi alternatif.

Di beberapa diler motor bekas, NMAX jadi bintang jualan. Para pedangan mengaku tidak butuh waktu lama untuk dapat menjual lagi skutik 150 cc tersebut.

"Konsumen yang cari sangat banyak, pedagang yang mau cari banyak, tapi barang memang susah dicari. Begitu ada pasti tidak lama langsung berpindah tangan," ucap Hendrik dari B2Y Motor, Rawa Belong saat ditemui Otomania beberapa waktu lalu.

Para pedagang ini mendapatkan unit NMAX dari pemilik sebelumnya. Beberapa pemilik beralasan untuk mendapatkan dana segar, tidak jarang yang ingin mengganti sepeda motornya.

Apa saja alasan pemilik NMAX ini coba menjual motornya?

"Ada yang sudah bosan, baru punya setahun. Ada yang bilang tidak cocok karena terlalu besar. Tapi yang banyak baru-baru ini alasan dijual karena ingin ganti motor. Kemarin Yamaha mengeluarkan Aerox dan XMAX, mereka mau ganti itu," ucap Iyos dari Talenta Motor, di waktu yang sama.

Para pedagang sudah pasti tidak akan menyia-nyiakan kesempatan jika ada pemilik NMAX mau melego motornya. Meski dengan harga yang cukup tinggi, para pedagang memastikan motor dalam kondisi baik.

"Kita pastikan masih terawat, mulai dari fisik dan mesin. Untuk kepemilikan kita dibantu pihak leasing, memudahkan calon konsumen," ucap Iyos.

NMAX bekas ini dibanderol cukup tinggi. Untuk tahun pembuatan 2016, dibanderol Rp 23 jutaan dengan versi ABS lebih mahal yakni Rp 25 jutaan. Bandingkan dengan harga barunya di angka Rp 25,7 juta sedangkan versi ABS 29,6 juta. (Otomania.com/Setyo Adi Nugroho)

Editor: Liston Damanik
Sumber: otomania.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help