Ustaz Pembimbing Haji Rekam Dirinya saat Tawaf, Curang saat Ibadah Haji di Rumah Allah

Yang membuat saya geleng-geleng kepala, ada ustaz pembimbing haji yang sedang tawaf sambil merekam dengan kamera video di gawainya.

Ustaz Pembimbing Haji Rekam Dirinya saat Tawaf, Curang saat Ibadah Haji di Rumah Allah
BBC INDONESIA/MOHAMMED AL-SHAIKH/AFP/GETTY IMAGES
Jamaah keasikan selfie saat Ibadah Haji di Masjidil Haram Mekkah 

INI zaman digital, zaman gawai. Maka ketika melakukan haji atau umrah di zaman sekarang ini, ada satu suatu ritual yang tak diajarkan dalam syariat, namun orang tak mau ketinggalan dalam menjalankannya: berfoto.

Ada yang berfoto di luar masjid, sekadar menjadikan masjid suci sebagai latar belakang saja. Tapi tidak sedikit yang berfoto di tempat-tempat sakral yang sebenarnya dilarang berfoto, seperti Ka'bah, dan dalam raudhah (tempat di sekitar mimbar yang dulu dipakai Nabi di Mesjid Nabawi, dekat makam Nabi), dan sebagainya.

Bahkan tak jarang berswafoto sambil melaksanakan ritual ibadah, seperti saat tawaf dan sa'i.

Yang membuat saya geleng-geleng kepala, ada ustaz pembimbing haji yang sedang tawaf sambil merekam dengan kamera video di gawainya.

Bolehkah? Secara fiqh atau syariat akan banyak pendapat soal itu.

Muslim pilgrims pose for a selfie near Mount Arafat near Mecca early on September 23, 2015. Arafat Day, on the 9th of the Islamic month of Dhul Hijja, is the climax of the hajj season. Pilgrims gather on the hill known as Mount Arafat, and its surrounding plain, where they remain until evening for prayer and Koran recitals. Prophet Mohammed is believed to have delivered his final hajj sermon there.Selfie di antara wuquf di Arafah bukan kawasan yang dilarang berfoto atau selfie saat berhaji/MOHAMMED AL-SHAIKH/AFP/GETTY IMAGES.

Tawaf dan sa'i itu tidak seketat salat, yang tidak memungkinkan orang melakukan atau mengucapkan apa pun selain yang sudah ditentukan. Dalam tawaf dan sa'i boleh saja orang melakukan hal lain. Berkata-kata selain doa dan zikir juga dibolehkan.

Nah, bagaimana dengan memotret dan merekam video? Tidak ada larangan secara khusus.

Tapi coba kita pikir sekali lagi. Ini kita sedang beribadah, bukan? Kita sedang memuja Tuhan, di hadapan-Nya. Lalu kita foto-foto?

Muslim pilgrims take a selfie at the Grand Mosque in the holy Saudi city of Mecca, early on August 30, 2017, on the eve of the start of the annual Hajj pilgrimage. For the faithful it is a deeply spiritual journey, which for centuries every capable Muslim has been required to make at least once in their lifetimes. In the age of social media and live video streaming, it's now also an experience to be shared in real time. / AFP PHOTO / KARIM SAHIB (Photo credit should readKARIM SAHIB/AFP/GETTY IMAGES

Perumpamaannya begini. Ketika sedang ada rapat dengan presiden direktur dari kantor pusat, saya sangat ingin berswafoto untuk memamerkan bahwa saya pernah rapat dengan beliau. Tapi saya tidak berani, karena bisa jadi saya dianggap tidak sopan. Kenapa saat memuja Tuhan kita berani melakukan itu?

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved