Ustaz Pembimbing Haji Rekam Dirinya saat Tawaf, Curang saat Ibadah Haji di Rumah Allah

Yang membuat saya geleng-geleng kepala, ada ustaz pembimbing haji yang sedang tawaf sambil merekam dengan kamera video di gawainya.

Ustaz Pembimbing Haji Rekam Dirinya saat Tawaf, Curang saat Ibadah Haji di Rumah Allah
BBC INDONESIA/MOHAMMED AL-SHAIKH/AFP/GETTY IMAGES
Jamaah keasikan selfie saat Ibadah Haji di Masjidil Haram Mekkah 

Maknanya? Patuhlah pada aturan, termasuk aturan yang dibuat manusia. Apalagi ini aturan yang dibuat pengelola mesjid suci. Wajib bagi kita untuk mematuhinya.

Saya pun teringat dengan pengalaman lain, ketika saya berkunjung ke sebuah kuil di Bangkok. Di situ saya memotret banyak objek. Kemudian di suatu tempat, tampak ada tanda dilarang memotret. Karena menghormati aturan kuil, larangan itu saya patuhi. Nah, bukankah akan sangat aneh kalau di tempat ibadah kita sendiri kita justru melanggarnya?

Tapi saya kok tidak pernah melihat tandanya, kata beberapa orang berdalih. Kita bisa bertanya balik, tidak melihat atau tidak peduli?

arafahGETTY IMAGES

Tanda larangan memotret bertebaran di mana-mana. Hanya saja, orang memang cenderung hanya melihat apa yang ingin dia lihat. Hal-hal yang bukan bagian dari kepeduliannya, akan terlewatkan, meski ada di depan mata.

Kita bisa kembali sampaikan pertanyaan ustaz tadi. Untuk apa pergi ke tanah suci? Untuk memenuhi panggilan Allah. Untuk menunjukkan bahwa kita ini orang yang patuh. Tapi perilaku kita justru menunjukkan hal sebaliknya. Kita dengan berbagai cara melanggar ketentuan-ketentuan. Itu kita lakukan di rumah Allah.

graffitiGETTY IMAGES

Hal lain yang juga terasa mengganggu saya adalah vandalisme.

Batu-batu di Jabal Rahmah dan Jabal Uhud, misalnya, dipenuhi oleh berbagai coretan. Ada yang memakai cat, ada pula yang pakai spidol. Sebagian bertuliskan huruf Arab, ada pula memakai huruf latin. Jangan heran, orang Indonesia pun turut "menyumbang karya" di situ.

Muslim pilgrims touch a holy pillar on top of Mount Arafat, where according to Muslim tradition Prophet Mohammed delivered last sermon 14 centuries ago, as the annual hajj pilgrimage reaches its climax 19 January 2005. Nearly two million faithful from across the globe spent the night in a city of tents in a valley close to the Saudi holy city of Mecca before heading at dawn to Mount Arafat to perform the ritual symbolizing the Last Judgement, one day before Eid al-Adha, or Feast of the Sacrifice, which marks the end of the hajj. AFP PHOTO/KARIM SAHIB (Photo credit should read)Jabal Rahmah. Dan coretan berbagai jenis, dalam berbagai bahasa/KARIM SAHIB/AFP/GETTY IMAGES.

Di luar soal hal-hal yang terlarang tadi, banyak pula pemandangan terkait soal ketidakpedulian pada sesama.

Petugas-petugas penjaga ketertiban di kedua masjid suci itu sering harus berteriak mengingatkan orang. Tapi sering pula itu diacuhkan.

Apa yang jadi masalah utama? Jalan. Ini tempat jutaan orang berkumpul dan bergerak. Ada yang tersendat di suatu tempat, bisa menimbulkan kecelakaan yang menelan korban nyawa. Tapi banyak jamaah yang tidak peduli soal itu.

Muslim pilgrims gather at Mount Arafat, southeast of the Saudi city of Mecca on November 26, 2009. Some 2.5 million Muslims from more than 160 countries converge annually on the Islamic cities of Mecca and Medina in western Saudi Arabia for the hajj pilgrimage. AFP PHOTO/MAHMUD HAMS (Photo credit should read )Satu coretan sangat jelas di Jabal Rahmah ini menunjukkan pelakunya adalah seorang jamaah asal Indonesia/MAHMUD HAMS/AFP/GETTY.
Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved