TribunMedan/
Home »

Video

Video

NEWSVIDEO: Ramah Satu Sifat yang Disukai Pelanggan Marliana Penyandang Tunadaksa

"Menjahit ini tidak bisa diharapkan seratus persen. Jadi saya mencoba berjualan pulsa dan re-seller. Saya juga aktif mengajar di sekolah minggu,"

Laporan Wartawan Tribun Medan / Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bisnis menjahit menjadi pilihan utama wanita yang satu ini. Betapa tidak? Ia telah menggeluti bisnis tersebut sejak tahun 1988.

Marliana Sihombing wanita penyandang tuna daksa ini melayani berbagai model jahitan. Mulai dari bordir, payet dan lainnya.

"Saya banyak menerima pesanan kebaya, tas dari bahan ulos. Pesanannya dari luar daerah tempat tinggal saya," ujarnya kepada tribun-medan.com, Sabtu (16/9/2017).

Marliana menjelaskan dirinya bisa menyiapkan jahitan satu hingga dua hari tergantung kerumitan desain yang diminta.

Baca: Hendak Ditutup, Banyak Barang di Matahari Pasaraya Blok M Habis Terjual

Ia bercerita penyebab orang senang menjahit dengan dirinya karena keramahan dirinya dan kualitas yang menjadi prioritas utamanya.

Di tengah keterbatasan dirinya, Marliana tetap berpegang teguh dengan prinsip. Wanita yang menikmati kesendirian di usia 52 tahun ini, mempunyai falsafah berpantang untuk meminta kepada orang lain.

"Selagi kita bisa berusaha kita harus menjadi saluran berkat bagi orang lain," tambahnya.

Marliana menjelaskan ia memiliki keterampilan menjahit berawal dari temannya. Dahulu, ia tidak pernah bercita-cita menjadi seorang penjahit.

Halaman
1234
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help