TribunMedan/
Home »

Sumut

Banjir Parah Setiap Tahun, Pemko Rapat Soal Status Tanggap Darurat

Pemerintah Kota Tebingtinggi melakukan rapat darurat menanggapi bencana alam banjir yang melanda 13 ribu jiwa.

Banjir Parah Setiap Tahun, Pemko Rapat Soal Status Tanggap Darurat
Tribun Medan / Dedy
Sepasang lansia berada di teras rumah yang terjebak di antara banjir akibat luapan sungai Sei Padang di Tebingtinggi 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, TEBINGTINGGI - Pemerintah Kota Tebingtinggi melakukan rapat darurat menanggapi bencana alam banjir yang melanda 13 ribu jiwa.

Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tebingtinggi, Wahid Sitorus ditemui di kantornya Jalan Gunung Leuser, Minggu sore (17/9/2017)

Dijelaskan Wahid Sitorus bahwa bencana alam banjir yang terjadi akibat beberapa pembatas Sungai Padang jebol.

Kondisi ini terjadi sejak Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Di mana 5 kecamatan, 21 kelurahan terkena dampak banjir.

Baca: Sungai Sei Padang Tebingtinggi Meluap, 13 Ribu Orang Jadi Korban

Baca: Di Posko Kemensos, Korban Banjir Disuguhi Makanan Mi Instan dan Ikan Kaleng

"Kalau kita Pemerintah Kota Tebingtinggi telah bertindak melindungi masyarakat. Tadi pagi Wali Kota memerintahkan melaksanakan rapat darurat dengan instansi terkait. Hasil rapat itu pemerintah Tebingttinggi harus segera menerbitkan Surat Keputusan Wali Kota Tebingtinggi soal Status Tanggap Darurat. Status tanggap darurat ini terhitung hari ini (17/9/2017) sampai 14 hari ke depan," jelasnya.

Dijelaskan Wahid Sitorus, tindakan menerbitkan status tanggap darurat banjir, mengingat cuaca yang sangat ekstrim. Hal ini menurut analisis BMKG Wilayah I Medan.

"Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan segera menerbitkan SK status tanggap darurat. Harapan kita pemerintah pusat melaui instansi kementrian terkait untuk menanggulangi banjir selain pembangunan pembatas yang sedang berlangsung, pemerintah pusat diharapkan membuat sodetan Sungai Bahilang ke Sungai Sihile," jelasnya.

Untuk sementara pihak pemerintahbsudah mendirikan 6 posko utama di lima kecamatan. Bantuan yang disedikan di posko itu nantinya akan disalurkan ke posko-posko kelurahan.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help