TribunMedan/

Piala AFF U18

Dibantai Garuda Muda di Depan Publiknya 7-1, Pelatih Myanmar Ngeles Bilang Gini

Mengingat Myanmar berstatus sebagai tuan rumah, kekalahan telak dari Indonesia lantas dianggap tak wajar.

Dibantai Garuda Muda di Depan Publiknya 7-1, Pelatih Myanmar Ngeles Bilang Gini
FERRIL DENNYS SITORUS/BOLASPORT.COM
Pelatih kepala timnas U-19 Myanmar, Rabah Benlarbi, berbicara kepada pers seusai laga laga perebutan peringkat III Piala AFF U-18 di Thuwunna Stadium, Yangon, Myanmar, Minggu (17/9/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Timnas U-19 Myanmar gagal tampil meyakinkan di partai terakhir Piala AFF U-18 2017, Minggu (17/9/2017). Mereka kalah telak dari timnas U-19 Indonesia pada perebutan posisi ketiga turnamen edisi ke-14 ini.

Bersua timnas U-19 Indonesia, timnas U-19 Myanmar justru bermain di bawah performa terbaiknya.

Anak asuh Rabah Benlarbi dibuat malu di hadapan pendukung mereka oleh kegarangan permainan skuat Garuda Nusantara.

Myanmar menelan kekalahan telak dari Egy Maulana Vikri dkk dengan skor 1-7.

Hasil buruk tersebut menjadi kekalahan dengan skor terbesar sepanjang gelaran Piala AFF U-18 2017.

Mengingat Myanmar berstatus sebagai tuan rumah, kekalahan telak dari Indonesia lantas dianggap tak wajar.

Dengan hasil tersebut, Myanmar lantas gagal meraih status apa pun di Piala AFF U-18 tahun ini.

Pelatih Myanmar, Rabah Benlarbi, terlihat sangat kecewa dengan permainan timnya yang kalah secara komprehensif dari Garuda Nusantara.

Pada sesi konferensi pers seusai laga, ia melampiaskan kekesalannnya.

"Tim saya tidak bermain sepak bola tetapi mereka hanya menonton Indonesia bermain," ujar pria berkepala plontos itu kepada para wartawan, termasuk BolaSport.com.

Halaman
12
Editor: Tariden Turnip
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help