TribunMedan/

Jadi Calon Gubernur, Edy Rahmayadi Akan Mundur Sebagai Pangkostrad dan Ketua PSSI

Tidak ada tawar-menawar bagi Edy. Ketua Umum PSSI itu menyebut tidak mau menjadi sosok nomor dua alias bakal calon wakil gubernur.

Jadi Calon Gubernur, Edy Rahmayadi Akan Mundur Sebagai Pangkostrad dan Ketua PSSI
Tribun Medan/Nanda
Pangkostrad Letjend TNI Edy Rahmayadi (tengah) saat ditemui usai mengisi acara di GBKP Runggun Setia Budi Jalan Ngumban Surbakti, Minggu (17/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pangkostrad Letjend TNI Edy Rahmayadi kembali blak-blakan mengenai niatnya maju pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 mendatang.

Tidak ada tawar-menawar bagi Edy. Ketua Umum PSSI itu menyebut tidak mau menjadi sosok nomor dua alias bakal calon wakil gubernur.

Edy tetap kukuh ingin maju sebagai Bakal Calon Gubernur Sumut meskipun bila nanti ada partai yang hendak mengusungnya sebagai Bakal Wakil Gubernur Sumut.

Hal ini dinyatakan Edy usai mengisi acara di GBKP Runggun Setia Budi Jalan Ngumban Surbakti, Minggu (17/9/2017).

Baca: Jadi Ketua PSSI, Eddy Rahmayadi Gelar Selamatan di Medan

"Saya tidak mau. Saya pengin jadi nahkoda, bukan pembantu nahkoda. Kita sudah putuskan itu, tidak ada tawar-menawar. Saya tak mau nomor dua," kata Edy.

Selain tak ingin jadi nomor dua, Edy juga blak-blakan bilang tidak mau "dikawinkan" partai. Edy ingin dirinya sendiri yang memilih sosok yang akan mendampinginya sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur.

"Yang kedua saya tidak mau dikawinkan, saya sendiri yang mencari istri (calon wakil)," katanya.

Pada kesempatan ini, Edy mengatakan sudah ada partai yang bersedia mengusungnya. Namun, partai itu belum resmi mendeklarasikan dan mengekspos ke publik terkait dukungan itu.

Halaman
12
Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help