TribunMedan/

Semangat Baru Sumut

JR Saragih Terinspirasi Melakukan Ini Setelah Berkunjung ke Makam Sunan Gunung Jati

Selepas melihat makam tersebut, diakui pria yang pernah mengemban sebagai Paspamres ini merasa ada ilmu yang didapatkan sehingga bisa dikembangkan di

JR Saragih Terinspirasi Melakukan Ini Setelah Berkunjung ke Makam Sunan Gunung Jati
IST
JR Saragih saat berkunjung ke Cirebon 

Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.COM, CIREBON - Pembenahan pariwisata di Kabupaten Simalungun terus dilakukan oleh Bupati Simalungun JR Saragih, salah satunya pembenahan di wisata religi di Simalungun.

Hal ini diakuinya usai menyambangi makam Sunan Gunung Jati di Cirebon, Jawa Barat.

Selepas melihat makam tersebut, diakui pria yang pernah mengemban sebagai Paspamres ini merasa ada ilmu yang didapatkan sehingga bisa dikembangkan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

"Kita akan pugar dan menjadikan makam pejuang di Simalungun menjadi lebih baik sama seperti di Cirebon, Jawa Barat sehingga peningkatan wisatawan yang datang ke Simalungun juga menjadi bertambah," ujar Bupati Simalungun JR Saragih di Makam Sunan Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (17/9/2017).

Baca: Festival Keraton Nusantara di Cirebon, JR Saragih Hadirkan Budaya Simalungun

Menurutnya, banyak pembenahan yang harus dilakukan di Simalungun khususnya dari sisi pariwisata. Selain Danau Toba, JR Saragih menilai bila wisata religi bisa menjadi destinasi wisata yang menarik buat wisatawan saat datang ke Simalungun.

"Wisata religi menjadi obyek wisata yang menarik buat wisatawan. Oleh karenanya, selepas dari Cirebon maka kami akan langsung merapatkan barisan guna membenahi pariwisata di Simalungun termasuk wisata religi ini," tambahnya.

Dengan melihat prosesi yang sakral di Makam Sunan Gunung Jati membuat JR Saragih bergegas memanggil Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun Pahala Sinaga untuk langsung berkoordinasi dalam rangka mengembangkan pariwisata di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

"And bisa lihat prosesi yang sakral di Makam Sunan Gunung Jati, ini artinya rasa menghormati pun juga diperlihatkan di Cirebon, Jawa Barat tentunya kita harus mendukungnya dan cara seperti ini bisa dilakukan di Simalungun," paparnya.

Selain melihat makam Sunan Gunung Jati , JR Saragih juga berkesempatan melihat industri kreatif di Cirebon yakni Batik Trusmi. Di sini, gagasan industri kreatif pun muncul untuk mempercantik Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

"Di Simalungun memiliki kain ulos dan itu yang akan dikembangkan untuk menjadi industri kreatif sehingga nama Simalungun bisa lebih dikenal bukan hanya di Indonesia melainkan di mancanegara," tutupnya.(*)

Penulis: M Azhari Tanjung
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help